Kanker pada Alat Reproduksi Wanita

Kanker pada alat reproduksi masih menduduki peringkat pertama kanker pada wanita. Dua per tiga kasus kanker di dunia terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kanker bisa disembuhkan jika dideteksi sejak dini. Karenanya, setiap wanita perlu mengenali gejala dan memeriksakan diri. Masalah kanker alat reproduksi dibahas dalam seminar yang diselenggarakan Yayasan Kanker Indonesia dalam peringatan ulang tahun ke-26, Selasa (3/6).

Menurut dr Amru Sofian SpOG dari Subbagian Onkologi Ginekologi Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI/RSCM), pertumbuhan sel tak normal/tak terkendali sehingga menyebabkan perubahan bentuk dan pembesaran bagian tubuh disebut tumor. Tumor ada yang jinak dan ganas (kanker). Penyebabnya adalah virus, zat kimia (bahan pengawet tertentu, rokok, bedak/talk, zat pewarna) atau radiasi (sinar matahari, zat radio aktif).

Yang disebut alat reproduksi wanita adalah rahim yang terdiri dari mulut/leher rahim dan badan rahim, indung telur (ovarium), saluran telur, dan liang kemaluan (vagina). Pada kanker mulut rahim yang berperan human papilloma virus (HPV).

Catatan RSCM tahun 1998 menunjukkan, kanker leher rahim ada 79 persen, sedang kanker indung telur 10 persen.

Leher rahim, demikian Mayor Ckm dr Toto Imam Soeparmono SpOG dari Subbagian Onkologi Ginekologi Departemen Obstetri dan Ginekologi RSPAD Gatot Soebroto, merupakan bagian terendah dari rahim, berbentuk kanal/saluran, panjangnya sepertiga panjang rahim.

Faktor risiko kanker leher rahim adalah hubungan seksual/menikah muda (kurang dari 20 tahun), banyak pasangan seksual, kurang merawat kebersihan alat kelamin, merokok.

Kanker leher rahim berkembang bertahap. Pra-kanker meliputi displasia ringan (lima tahun), displasia sedang (tiga tahun), displasia berat (satu tahun) sampai menjadi kanker stadium 0. Tahap prakanker sering tidak menimbulkan gejala (92 persen). Selanjutnya masuk tahap kanker invasif berupa kanker stadium I sampai IV. Saat ini biasanya sudah ada gejala seperti perdarahan pasca-sanggama, keputihan, nyeri pinggul, gangguan buang air besar dan kecil, berat badan turun, lemah atau kurang darah akibat perdarahan. Perjalanan penyakit tergantung keganasan virus, kondisi tubuh, dan status gizi.

“Tapi tak perlu panik, karena tidak semua perdarahan dan keputihan berarti gejala kanker. Wanita yang telah menikah atau melakukan hubungan seksual perlu melakukan Pap smear setahun sekali sampai usia 65 tahun,” ujar Toto.

Menurut Amru, upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah berpola hidup sehat, gizi seimbang, banyak sayuran dan buah, tidak merokok dan minum alkohol, berperilaku seksual aman, melakukan pemeriksaan rutin (Pap smear) serta segera memeriksakan diri jika merasakan kelainan atau benjolan pada tubuh.

Meski kanker ovarium hanya menempati urutan kedua kanker ginekologik, angka kematiannya cukup tinggi. Menurut dr Imam Rasjidi SpOG dari FKUI/RSCM, ini karena perjalanan kanker ovarium berlangsung diam-diam. (ATK)

About these ads

4 Tanggapan

  1. duh takut dech klo trserang penyakit yg brhubungan sma alat reproduksi ,

    jd 9mna donk untk mnjaganya??

  2. “TRANSFER FACTOR HARAPAN BARU UNTUK PARA PENDERITA KANKER”

    Kanker termasuk kategori penyakit karena lemahnya sistem imun, menurut Dr. William Hennen “penyakit” terjadi karena lemahnya sistem imun, untuk perawatan dan pencegahan berbagai macam penyakit kanker, bisa mengkonsumsi “Transfer Factor” [ TF ]

    Apa itu “Transfer Factor”, bagaimana cara kerjanya ?…..

    1. Transfer Factor / TF ádalah ‘Molekul Pendidik Sistem Imun’ [ Immune IQ ]. 1 buah kapsul TF [ 300 mg ] berpotensi Mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri, dsb. Informasi IQ yang terkandung didalam TF merangsang Tentara – Tentara sistem imun untuk Menyerang segala musuh-musuhnya, sel-sel rusak dan juga sel-sel kanker.

    2. TF adalah gabungan antara ekstrak kolostrum [ susu awal sapi ], kuning telur [ gabungan sempurna molekul pendidik / pintar ] dan dipadukan dengan berbagai tanaman obat seperti Cordyceps, Jamur Shiitake, Mitake, Olive leaf extract, Soya bean extract, Zinc [ yang dikenal sebagai tanaman herbal / obat yang mampu melawan sel-sel kanker ] tetapi ia tidak mengandung antibodi khusus seperti yang terdapat di dalam kolostrum [ hewan ], sehingga TF tidak memberi efek alergi kepada pengguna.

    3. TF hadir setelah 50 th penelitian ditemukan oleh Dr. Henry Sherwood Lawrence [ 1916 — 2004 ] dan telah menghabiskan biaya lebih dari US$40 juta, dan di teliti oleh ilmuwan dari 60 negara.

    4. TF adalah produk Pertama yang disahkan penggunaanya oleh Kementrian kesehatan Rusia untuk digunakan di seluruh Rumah Sakit dan seluruh klinik di Rusia menggantikan obat “IL-2” yang memakan biaya terlalu besar untuk pengobatan kanker US$ 5000 dibandingkan TF hanya 100$ per botol.

    5. 4Life Research adalah Leader dalam Revolusi Sistem Imun. Teknologi ekstraksi TF dari kolostrum dan kuning telur telah dipatenkan oleh 4Life Research [ Teknologi Nanofactor ] hingga tahun 2020.

    6. Lebih dari 3500 laporan uji klinis dihasilkan untuk membuktikan kekuatan TF.

    7. TF aman tidak mengandung kadar toksik boleh di padukan dengan obat resep dokter dan baik di konsumsi oleh pasien yang sedang melakukan proses kemoterapi, karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh hinggá **283% dan 437%.

    **Test results obtained from independent NK cell studies conducted by Dr. Anatoli Vorobiev, head of Immunology, at the Russian Academy of Medical Science. The blind studies tested 4Life Transfer Factor E-XF (the primary ingredient in Tri-Factor Formula) and other immune system products.

    Web USA : http://www.4life.com
    Web Indonesia : http://www.4lifeindonesia.co.nr

    Semoga informasi yang saya berikan bermanfaat, terima kasih.

    Info lebih lanjut hubungi :
    Ryan & Kenny
    Phone / Sms : 0818.07183888 – 021.94675666

  3. Almh.Ibu saya terkena kanker payudara, selama ini saya menemaninya…,saya sendiri terkena polip hidung..
    Ada karyawan di unika soegijapranata bagian kemahasiswaan namanya pak Didit, beliau sembuh dari kanker usus sepanjang 25cm, beliau meminum extrak sayuran namanya Clorophyl dan extrak tripang yang dibuat emulsion, kini kankernya berkurang dari 25cm menjadi 1cm, sungguh menakjubkan dan mukjizat itu nyata
    Anda bisa datang ke unika soegijapranata dan bertemu langsung dengan orangnya….,selain itu clorophyl juga bisa menyembuhkan sinus dan kanker paru2,juga efektif untuk detoksifikasi beragam kanker termasuk kanker payudara..
    hp saya: 085267045359 website: http://www.k-link.co.nr

    DEMI TUHAN SAYA TIDAK BERBOHONG

  4. saya ibu rumah tangga dengan 2 orang anak, umur saya 23 tahun. saya menggunakan kb suntik 3 bulan sekali, sekarang saya sudah 4 bulan memakai kb tersebut. pada awal suntik 3 hari setelahnya saya mens selama 1 minggu setelah 2-3 hari kemudian saya mens lagi(saya ga tahu itu darah mens atau bukan) begitu seterusnya sampai 1 bulan lebih. setelah satu bulan awal pemakaian saya tidak mens lagi hingga 1 minggu lalu saya mengalami keputihan bening bercampur darah yang menggumpal berwarna sedikit kehitaman, tiga hari berturut-turut seperti itu. dan setelah 1 minggu tidak ada, tapi setiap habis berhubungan dengan suami selalu ada darah sedikit dari dalam vagina saya. tapi anehnya setelah saya bersihkan tidak keluar lagi darah tsb. awalnya saya pikir itu darah haid, tapi setelah keesokan harinya tidak ada darah yang keluar sedikit pun. kira-kira apa yang terjadi dengan saya ya bu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 109 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: