VASEKTOMI MULAI DIMINATI PRIA

VASEKTOMI MULAI DIMINATI PRIA

Saat ini pandangan para pria untuk mau berpartisipasi aktif menjadi peserta KB nampaknya sudah mulai berubah. Hal ini bisa terlihat dari besarnya minat pria untuk mau menjadi peserta KB aktif di wilayah Kotamdya Jakarta Selatan.

Sasaran para pria untuk rela menjadi peserta KB aktif ini, merupakan salah satu alternatif guna memiliki keluarga sejahtera.. Sebab, tidak mesti selalu istri saja untuk mau mengikuti kegiatan KB. Tujuan keluarga sehat dan beban ekonomi menjadi salah satu pilihan bagi suami maupun istri untuk mau menjadi peserta KB aktif.

Menurut Asisten Kesehatan Masyarakat Kotamadya Jakarta Selatan, H. Ibnu Hajar MM, pelayanan KB gratis untuk pria di wilayahnya dengan menggunakan model vasektomi ini dilaksanakan selama dua hari.

Sasaran dari peserta LB gratis ini memang untuk keluarga tidak mampu dari golongan keluarga pra sejahtera plus.

Diperkirakan para pria yang akan mengikuti kegiatan KB vasektomi ini sekitar 45 orang. Dibandingkan tahun 2004 peserta pria yang mengikuti kegiatan KB vasektomi ini sekitar 37 orang. Menariknya, untuk tahun 2005 ini peserta KB gratis vasektomi juga dilindungi dengan asuransi ayoman sosial keluarga [ASOKA] dimana preminya ditanggung oleh BKKBN Propinsi DKI Jakarta.

Sebenarnya sudah dari tahun kemarin para peserta pria ini ingin mengikuti kegiatan KB gratis. Sayangnya karena mobil operasional yang dimiliki BKKBN Propinsi DKI Jakarta hanya satu, maka baru sekarang pelaksanaan bisa dilakukan.

Dengan cara pintu ke pintu para pria ini rela untuk menjalankan KB vasektomi. Bahkan, kini pelyanan diberikan akan lebih ditingkatkan dengan memberikan pelayanan KB vasektomi pada malam hari dan waktu libur.

Diharapkan dengan waktu yang lebih senggang yaitu malam hari dan libur, peserta pria untuk KB vasektomi akan lebih meningkat.

Sebenarnya vasektomi tidak sama dikebiri. Vasektomi merupakan pilihan pria untuk ber KB dengan cara aman. Operasinya hanya berlangsung sebentar sekitar 10 menit. Metode ini hanya melakukan pemotongan saluran benih pembuahan pria yang terdapat pada kantong bukan zakar pria. Dengan suntikan hilang rasa nyeri sebelumnya.

Saluran ini hanya dipotong sekitar satu sentimeter saja untuk tidak terjadinya pembuhan pada sel telur wanita saat berhubungan intim. Tidak perlu khawatir sebab keperkasaan dan gairah seks pria tidak terpengaruh dan tetap mengeluarkan cairan mani. Dan bila suatu saat ingin melanjutkan keturunan saluran ini dapat disambungkan kembali. (junaedi)

Mengajak pria ber-KB

Mengajak pria ber-KB, wuaaalah…. sulitnya.” Ini diakui sendiri oleh jajaran pelaksana progrm KB nasional. Betapa tidak, meski terbilang tidak susah-susah amat mengikuti cara ini, rata-rata peserta KB pria di setiap kelurahan di DKI Jakarta hanya mencapai puluhan orang.

Ironisnya, di Kabupaten Kepulauan Seribu, yang masuk wilayah DKI, pesertanya justru hanya segelintir orang. Selebihnya, melepaskan urusan KB sebagai tanggungjawab istri, baik dengan metode suntik, pil KB, spiral, implan ataupun tubektomi.

Memang, hanya ada dua metode kontrasepsi bagi pria yang digunakan saat ini. Yakni, metode vasektomi dan metode kondom. Sayangnya, untuk menghitung akseptor kondom sulit dilakukan. Pasalnya, pemakaian kondom sulit terdekteksi, dan hanya dilakukan pada saat-saat tertentu. Karena itu, metode ini dianggap kurang efektif.

Dan memang sangat jarang pasangan usia subur memakai metode ini secara berkesinambungan dalam rentang waktu panjang. Kondom, sejauh ini, agak “dijauhi” peserta KB pria lantaran tak praktis dan mengurangi kenikmatan dalam berhubungan, baik itu dirasakan oleh pria bersangkutan maupun lawan jenisnya. Kondom lebih cenderung digunakan guna mengantisipasi penyakit kelamin, termasuk dari serangan mematikan HIV/AIDS. Maka, tak mengherankan manakala sejumlah LSM mulai “mengkampanyekan” secara diam-diam penggunan kondom di sarang-sarang prostitusi.

Meski demikian, tampaknya grup band kesohor SLANK merasa perlu juga untuk memvisualisasikan kondom dalam cover album mereka ke-11. “Ini untuk membuktikan kepedulian kami terhadap program KB dan pencegahan HIV/AIDS,” ujar Koko, vokalis grup band tersebut.

Lantaran dianggap tidak begitu ampuh, kondom memang tidak menjadi pilihan terbaik bagi pria dalam ber-KB ketimbang metode vasektomi. Sebagian besar peserta KB pria menggunakan metode vasektomi (atau dikenal juga dengan istilah kontap-kontrasepsi mantap) lantaran dianggap paling ampuh sementara ini, di tengah upaya para ahli mengembangkan metode KB suntik bagi pria.

Makassar di Jakarta Timur adalah satu dari sedikit kelurahan yang berbeda dari yang ada di DKI Jakarta. Peserta vasektominya “meluber”. Kalau di kelurahan lain rata-rata pesertanya mencapai puluhan orang, bahkan kebanyakan di bawah itu, di Makassar saat ini lebih dari 100 orang. Bukan main! Ini tentu satu permulaan yang baik. Soal KB sudah tidak diserahkan sepenuhnya kepada perempuan.

Kenapa semakin banyak pria mulai “kesengsem” dengan cara vasektomi? Ini karena mereka mulai menyadari bahwa vasektomi berbeda dengan kebiri. Ia memiliki peringkat yang cukup tinggi, baik dari sisi kesehatan bagi pesertanya maupun sisi keampuhan dalam mencegah kehamilan.

Tidak Impotensi

Di tengok dari sisi medis, vasektomi hanyalah satu tindakan penutupan saluran benih atau air mani. Saluran ini terletak persis di bawah permukaan kulit, dan tidak terlalu dalam karena dapat diraba dari luar. Sementara kebiri adalah tindakan membuang testis (buah sakar), pabrik pembuat sperma.

Dalam kebiri dipastikan tak akan ada lagi hubungan seks lantaran kemampuan untuk melakukannya sudah punah. Sedangkan vasektomi, selain aman dari kegagalan dengan tingkat keberhasilan 79 persen, menurut Kasmiyati, juga mampu menaikkan libido seks. Ini berarti, vasektomi sama sekali tak menimbulkan impotensi atau ketidak jantanan.

Lasimnya, pria dengan vasektomi akan merasa lebih aman dalam berhubungan intim. Kenapa? Karena mereka tak khawatir ‘bocor’, meski dilakukan berulang-ulang.

Mudah dilakukan. Itulah metode vasektomi. Operasi penutupan saluran benih cukup dilakukan dalam kondisi akseptor sadar. Pembiusan secara lokal pada kulit di bawah saluran benih, tidak membuat pasien “bermimpi buruk dalam gelap”. Setelah kulit dibuka sedikit, saluran sepanjang 1 cm diikat atau dipotong. Lalu, bekas luka cukup ditutup plester. Dan selesai. Akseptor bisa langsung pulang. Pelaksanaan operasi kecil itu hanya memakan waktu kurang dari 15 menit.

Sehabis operasi, peserta vasektomi baru boleh melakukan hubungan intim dengan pasangannya setelah enam hari. Itupun harus wajib menggunakan kondom selama 12 kali hubungan demi pengamanan.

Bila akseptor ingin mengembalikan ke kondisi semula, hal itu bisa dilakukan lewat tindakan ‘rekanalisasi’. Namun sangat jarang dilakukan. Ini karena setiap peserta vasektomi sudah berumur di atas 35-40 tahun, dan memiliki anak minimal dua, serta sehat Sehingga kesertaan ber-KB secara vasektomi bersifat kekal, kecuali semua anak-anak mereka meninggal dunia.
Kurang Peminat

Secara nasional, KB pria memang kurang diminati. Kenapa? Secara psikologis, mengikuti program KB bagi sebagian besar pria dinilai sebagai tindakan aneh dan asing, pun pula lucu. Maklum, bukankah pria tidak pernah hamil. Jadi, tidak ada alasan bagi pria untuk ber-KB. Apalagi alat/obat kontrasepsi yang tersedia kebanyakan untuk perempuan. “Jadi, cukuplah perempuan saja yang ber-KB,” ujar seorang pria beranak dua dari Bekasi.

Akibatnya, bisa ditebak, tak cukup banyak peserta KB pria hingga saat ini. Sedikitnya peserta memang dipicu oleh banyak sebab: rumor medis, agama, budaya dan biaya, utaman lainnya adalah kampanye dan sosialisasi yang minim. (Sara)

Konseling Keluarga Berencana

Konseling Keluarga Berencana

Merupakan hal yang amat penting, karena dapat membantu klien keluar dari berbagai pilihan dan alternative masalah kesehatan reproduksi dan keluarga berencana (KB). Konseling yang baik membuat klien puas (satisfied). Juga membantunya dalam menggunakan metoda KB secara konsisten dan sukses.

Lalu, apa yang dibutuhkan dalam konseling yang baik? Terutama untuk klien yang baru pertama kali mengunakan alat KB, ada 6 prinsip yang perlu diperhatikan. Konseling yang baik tidak banyak menyita waktu, yang penting informasi yang diberikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan klien.

  • Kenali klien dengan baikà dengan sikap ramah, respek, tumbuhkan rasa saling percaya. Konselor dapat menunjukkan bahwa klien dapat berbicara terbuka sekalipun hal yang sensitive. Jawablah pertanyaan yang diajukannya secara lengkap dan terbuka. Jaga kerahasiaan dan jangan membicarakannya kepada orang lain.

  • Interaksià dengarkan, pelajari, dan respon klien. Karena tiap klien itu berbeda, mengerti benar apa yang dibutuhkannya, penuh perhatian, dan mengerti keadaannya. Oleh karena itu, dorong klien untuk bicara dan menjawab tiap pertanyaan yang diajukan secara terbuka.

  • Sesuaikan informasià pelajari informasi yang dibutuhkan klien, sesuaikan dengan tahap kehidupan yang dilaluinya. Contoh, pasangan muda tentunya ingin mengetahui lebih banyak tentang metoda sementara guna menunda kehamilan; wanita usia tua dengan informasi kontap/sterilisasi (MOW/vasektomi); lain hal dengan anak muda yang belum menikah, mereka butuh pengetahuan tentang bagaimana mengindari IMS termasuk HIV/AIDS. Oleh karenanya, onselor memberikan informasi yang akurat dengan bahasa yang dimengerti klien.

  • Hindari informasi berlebihà klien tidak dapat menggunakan semua informasi tentang tiap metoda KB. Informasi berlebih membuat klien sulit mengingat informasi pentingnya. Kita sebut ini dengan istilah, “overload information”. Jangan menyita banyak waktu dalam menyampaikan pesan/ informasi.

  • Metoda konselor, diharapkan klienà membantu klien menentukan pilihan, dan mengahrgai pilihannya. Konseling yang baik di mulai dari apa yang dipikirkan dan diajukan klien. kemudian mengamati apakah klien memahami metoda tersebut. Termasuk untung dan ruginya, bagaimana cara menggunakannya, Bantu klien memikirkan metoda lain juga dan bandingkanlah. Dengan cara ini memberi keyakinan atas metoda pilihannya. Jika tida ada pertimbangan medis, klien dapat menggunakan metodanya. Yang penting ialah klien menggunakan dalam waktu lama (konsisten) dan efektif.

  • Bantu klien untuk mengingat dan mengertià menunjukkan sampel/contoh alat KB, dorong ia menggunakannya. perlihatkan dan jelaskan dengan plifchart, poster, pamplet bergambar. Tiap saat amati klien, jika ia pulang, ingatkan untuk membagi informasi kepada orang lain.

6 TOPIK

  1. Efektifitasà bagaimana kemampuan metoda KB mencegah kehamilan tergantung kepada penggunanya (akseptor). Banyaknya angka kehamilan karena kegagalan KB, tergantung dari konsistensi dan ketepatan penggunaannya. Konselor membantu klien mempertimbangkan apa dan bagaimana mereka menggunakannya, cocok dan tepatnya. Efektifitas merupakan pertimbangan penting dalam memilih metoda KB. Tetapi, banyak klien mempunyai pertimbangan lain.

  2. Untung dan rugià ini penting, mengingat kerugian bagi kebanyakan orang, justru keuntungan bagi yang lainnya. Contoh, seorang wanita cenderung memilih injeksi, sebaliknya yang lain justru menghindarinya dengan alasan takut diinjeksi.

  3. Efek samping dan komplikasià beritahu klien mengenai efek samping dari metoda KB tersebut. Kebanyakan metoda mempunyai efek samping yang hampir sama. Ingat, “efek samping dan komplikasi dapat dikatakan sebagai suatu kerugian”. Jadi bagaimana cara kita meminimalisasinya.

  4. Bagaimana cara penggunaannyaà guna menghindari kegagalan. Apalagi metoa pil yang notabene perlu diingat dengan baik, bagaimana pula membicarakan kondom dengan partner seksualnya.

  5. Mencegah IMSà termasuk HIV/AIDS telah merebak di berbagai Negara. Konselor harus membantu klien memahami dan mampu mengukur tingkat resiko untuk terkena IMS. Jelaskan tentang metoda A,B, C, dan D untuk mencegah IMS dan HIV/AIDS.

  6. Kapan kemabalià banyak metoda yang mengharuskan klien kembali ke klinik. Seperti IUD, MOW/MOP yang mengharuskannya secara rutin kembali ke tempat konseling. Konselor selalu memberikan anjuran kepada klien untuk kembali kapanpun dan untuk pertimbangan apapun.

6 LANGKAH KONSELING

Dalam bahasa Inggris kita mengenal istilah GATHER, yakni:

G

reet client sambut klien secara terbuka dan ramah, tanamkan keyakinan penuh, katakana juga bahwa tempat tersebut sangat pribadi. Sehingga hal yang didiskusikan akan menjadi rahasia.

A

sk client about themselves tanyakan klien tentang permasalahannya, pengalamannya dengan alat KB dan kesehatan reproduksinya. Tanyakan pula apakah telah ada metoda yang dipikirkan. Kita menyikapi dan mencoba menempatkan kita pada posisi klien. Dengan begitu akan memudahkan kita memahami apa sebenarnya permasalahan klien. Dengan perkataan lain, klien sebagai subjek sekaligus objek.
T ell client about choices tanyakan tentang pilihannya, fokuskan perhatian kepada metoda yang dipilih klien. Tetapi ajukan pula metoda lain.
H elp client make an informed choices Bantu membuat pilihan yang tepat, dorong ia mengemukakan pendapatnya dan ajukan beberapa pertanyaan! Apakah metoda KB tersebut memenuhi criteria medik. Juga apakah partner seksualnya mendukung keputusannya. Jika mungkin bicarakan dengan keduanya. Tanyakan metoda apa yang klien putuskan untuk digunakan.
E xplain fully how to use the choosen method jelaskan cara menggunakan metoda pilihannya, dorong ia berbicara secara terbuka, jawab pula secara terbuka dan lengkap. Berilah kondom kepada klien yang beresiko IMS. Selain menggunakan kondom, apakah juga menggunakan metoda KB lainnya.
R eturn visits should be welcomed kunjungan kembali, bicarakan dan sepakati kapan klien kembali untuk follow-up. Dan selalu mempersilakan klien kembali kapan saja.

Siswandi, terjemahan bebas, dari Robert A. Hatcher, M.D, M.P.H, et.al. 1997. The Essentials of Contraceptive Technology, A handbook for Clinical Staff. The John Hopkins School of Public Health.

Memilih Penyedia Jasa Pelayanan Kesehatan untuk Kehamilan Anda

Orang yang Anda pilih untuk menangani kesehatan Anda selama hamil dapat membuat perbedaan besar dalam kelahiran bayi Anda kelak. Perjalanan kehamilan, ditentukan oleh usia Anda, keadaan kehamilan sebelumnya, dan kondisi kesehatan Anda yang dapat berisiko bagi kehamilan dan persalinan, dapat menjadi pertimbangan dalam memilih penyedia jasa pelayanan kesehatan yang terbaik bagi Anda. Tentunya mereka yang Anda pilih atau sukai juga merupakan faktor penting.

Di Amerika Serikat, 90% bayi lahir ditolong dokter, sementara 8% ditolong bidan. Di Eropa justru sebaliknya, bidan membantu lebih dari 70% persalinan normal. Sebelum memilih, pertimbangkan semua pilihan, dokter keluarga, ahli kandungan, ahli feto-maternal, maupun bidan.

Darimana memulainya?

Menemukan penyedia jasa pelayanan kesehatan yang tepat untuk kehamilan dan persalinan Anda merupakan proses yang gampang-gampang susah. Untuk mengetahuinya:

  • Minta rekomendasi pada keluarga dan teman Anda
  • Konsultasi pada dokter yang biasa Anda kunjungi
  • Hubungi perkumpulan kedokteran daerah setempat untuk meminta daftar penyedia jasa pelayanan kesehatan di daerah Anda
  • Hubungi rumah sakit yang Anda suka dan cari tahu siapa pemberi jasa pelayanan kesehatan untuk ibu hamil yang ada disana

Berdasarkan kajian atas pilihan-pilihan Anda, pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah tempat penyedia jasa pelayanannya mudah dijangkau dari rumah atau tempat kerja Anda?
  • Dapatkan mereka membantu kelahiran bayi Anda di tempat yang Anda inginkan, di rumah sakit atau rumah bersalin?
  • Apakah mereka bekerja sendiri atau dalam sebuah kelompok (praktek bersama)? Jika merupakan praktek bersama, apakah Anda akan menemui mereka semua?
  • Siapa yang akan menggantikannya melayani Anda jika ia tidak ada dalam keadaan darurat atau ketika Anda akan bersalin?
  • Berapa biaya pelayanan yang diberikan? Apakah biayanya dapat ditanggung oleh asuransi dari tempat kerja Anda?
  • Seberapa tinggi keahlian yang dibutuhkan untuk menangani kehamilan dan persalinan Anda? Apakah penyedia jasa pelayanan kesehatan tersebut memenuhinya?
  • Seberapa besar Anda menilai kemungkinan mereka untuk menangani kesehatan seluruh keluarga Anda?

Dokter keluarga: Pelayanan primer untuk segala usia

Dokter keluarga menyediakan pelayanan kesehatan seluruh keluarga pada semua usia, termasuk kehamilan dan persalinan. Mereka telah menjalani pelatihan di berbagai bagian ilmu kedokteran, termasuk ilmu kebidanan dan kandungan, ilmu kesehatan anak, penyakit dalam, serta ilmu bedah. Pelatihan dan pengalaman mereka telah memenuhi syarat bagi mereka untuk menangani kehamilan, termasuk prosedur bedah minor saat persalinan melalui vagina. Beberapa dapat membantu  persalinan secara bedah Caesar, tapi sebagian besar tidak dapat.

Dokter keluarga dapat bekerja sendiri, atau merupakan bagian dari praktek bersama yang melibatkan perawat dan ahli kedokteran lain. Mereka biasanya bekerja sama dengan rumah sakit tempat mereka dapat melakukan bantuan persalinan.

Keuntungan:

  • Dapat telah mengenal Anda dan keluarga Anda serta mengetahui riwayat kesehatan Anda
  • Dapat merujuk Anda ke ahli kebidanan dan kandungan jika Anda memiliki masalah pada kehamilan sebelumnya
  • Dapat menangani kehamilan Anda secara holistik sebagai bagian umum dari kesehatan Anda
  • Dapat merujuk Anda ke dokter ahli jika Anda memiliki diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau masalah kesehatan lain yang mungkin menjadi komplikasi bagi kehamilan Anda
  • Dapat melanjutkan perawatan Anda dan bayi Anda setelah melahirkan

Namun ia bisa jadi tidak ada di tempat saat waktu Anda akan melahirkan

Anda dapat memilih dokter keluarga jika:

  • Anda dan dokter tidak melihat/ tidak ada dugaan adanya masalah dalam kehamilan Anda
  • Anda ingin dokter terlibat dengan semua anggota keluarga Anda
  • Anda ingin melanjutkan perawatan bayi Anda hingga masa kanak-kanak dan seterusnya

Dokter ahli kebidanan dan kandungan: pemberi layanan kesehatan bagi kehamilan dan persalinan

Dokter yang spesialis dalam bidang kebidanan dan kandungan biasanya disebut dokter obsgin (obstetri- ginekologi). Selain menyediakan pelayanan kunjungan prenatal dan persalinan, mereka juga ahli dalam perawatan wanita secara umum, pemantauan pencegahan dan perawatan terhadap kondisi yang melibatkan organ reproduksi wanita, payudara, dan fungsi seksual. Karena perhatian mereka terhadap kesehatan wanita, dokter obsgin berperan sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan bagi banyak wanita. Mereka dilatih untuk menangani semua masa dalam kehamilan, sejak rencana kehamilan hingga masa pemulihan pasca melahirkan.

Dokter obsgin umumnya bekerja dalam sebuah praktek bersama yang melibatkan didalamnya para residen, perawat, bidan, asisten dokter, ahli gizi, dan pekerja sosial. Mereka dapat berpusat di rumah sakit atau klinik.

Keuntungan:

  • Dapat telah mengenal Anda dan mengetahui riwayat ginekologi (kandungan) Anda
  • Dapat merujuk Anda ke ahli feto-maternal jika Anda memiliki kehamilan dengan risiko yang sangat besar
  • Dapat melanjutkan perawatan Anda jika Anda memiliki masalah atau komplikasi yang berkembang saat kehamilan
  • Dapat melakukan episiotomi, persalinan cara forsep atau pun bedah Caesar

Namun ia dapat saja tidak berada di tempat saat tiba waktu Anda akan melahirkan.

Anda dapat memilih seorang dokter obsgin jika:

  • Anda memiliki kehamilan dengan risiko tinggi. Anda memiliki risiko tinggi jika berusia diatas 35 tahun atau Anda mengalami diabetes dalam kehamilan atau tekanan darah yang tinggi (preeklampsia) selama kehamilan.
  • Anda hamil ganda/kembar dua, tiga atau lebih
  • Anda memiliki masalah kesehatan sebelumnya seperti diabetes, tekanan darah tinggi atau kelainan autoimun (autoimun: kelainan di mana sistem kekebalan tubuh dapat menyerang jaringan tubuh sendiri)
  • Anda ingin meyakinkan jika suatu saat ada masalah yang timbul, seperti masalah yang membutuhkan intervensi medis atau persalinan melalui bedah Caesar, Anda tidak perlu dirujuk pada petugas kesehatan  lain.

Dokter ahli feto-maternal : pemberi perawatan lanjutan terhadap kehamilan dengan risiko tinggi

Dokter ini, juga disebut perinatolog atau ahli obstetrik risiko tinggi, dilatih untuk memberi perawatan bagi kehamilan risiko sangat tinggi. Mereka khusus berkonsentrasi pada kehamilan dan bayi yang belum dilahirkan, berurusan dengan komplikasi berat yang timbul. Ketika wanita dengan masalah medis yang berat hamil, dokter sering mengkonsulkan pasien pada dokter ahli feto-maternal dengan tujuan memberikan perawatan optimal bagi si ibu dan janinnya. Sebagian besar wanita tidak memerlukan pelayanan dari dokter ahli feto-maternal karena sebagian besar kehamilan merupakan keadaan yang biasa (tidak bermasalah).

Dokter ahli feto-maternal biasanya bekerja dalam sebuah praktek bersama, berfungsi sebagai konsultan dari pada pemberi pelayanan strata pertama kebidanan. Mereka biasanya bekerja di rumah sakit, universitas, atau klinik.

Keuntungan:

  • Akrab dengan masalah komplikasi kehamilan dan ahli dalam mengenali adanya keadaan abnormal
  • Cenderung kurang terlibat dengan para pasiennya dibanding dokter keluarga, dokter obsgin, dan bidan, walau tidak selalu demikian
  • Mengetahui pendekatan terkini untuk mendiagnosis dan memberikan terapi terhadap masalah kebidanan/obstetri

Dokter ahli feto-maternal jarang berperan sebagai penyedia jasa layanan kesehatan primer bagi wanita hamil.

Anda dapat memilih seorang dokter ahli feto-maternal jika:

  • Anda memiliki kondisi medis yang menimbulakan komplikasi kehamilan, seperti penyakit menular, penyakit jantung, ginjal, atau kanker.
  • Pada kehamilan Anda sebelumnya pernah timbul komplikasi serius atau gugur kandungan berulang
  • Anda memiliki riwayat komplikasi medis dalam keluarga, yang memerlukan teknik pemeriksaan atau intervensi diagnosis  prenatal, seperti pengambilan sampel dari vilus korionik (vilus korionik: salah satu bagian penyusun plasenta) atau bedah janin.
  • Anda diketahui membawa kelainan genetik yang berat yang dapat dibawa oleh janin Anda
  • Janin Anda sebelum lahir telah didiagnosis memiliki kelainan, seperti spina bifida.

Bidan : pemberi jasa layanan kesehatan pada kehamilan dengan risiko rendah

Bidan menyediakan pelayanan prekonsepsi (sebelum pembuahan),  perawatan persalinan dan pasca melahirkan pada kehamilan dengan risiko komplikasi yang rendah. Di hampir seluruh dunia, bidan adalah penyedia jasa pelayanan kesehatan bagi wanita saat hamil. Di Amerika Serikat, penggunaan tenaga bidan mengalami peningkatan. Umumnya, bidan mengikuti prinsip bahwa kehamilan dan persalinan adalah proses normal, sehat, dan bersifat pribadi sebelum terbukti adanya kelainan. Bidan umumnya menggunakan pendekatan dengan teknik yang lebih sederhana dibanding dokter ahli obsgin atau dokter lainnya.

Bidan memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam jumlah pelatihan yang diterima dan pelayanan yang ditawarkan. Ada bidan yang memiliki dasar pendidikan perawat, ada yang dari sekolah, akademi, atau universitas fakultas kebidanan atau bahkan ada bidan tradisional yang tidak pernah mendapatkan ilmu dari pendidikan formal melainkan berdasarkan pengalaman (mungkin bisa disetarakan dengan dukun beranak). Ada bidan yang telah memiliki sertifikat atau ijin praktek ada pula yang tidak. Beberapa negara menerapkan standar perijinan yang ketat. Beberapa negara lain justru tidak mengatur masalah tersebut sama sekali.

Bidan dapat membuka praktek sendiri atau di dalam sebuah praktek bersama. Sebagian besar melakukan kontak dengan seorang dokter obsgin jika terjadi masalah. Ada bidan yang berpraktek di rumah sakit dan ada pula yang dapat dipanggil ke rumah untuk membantu persalinan.

Jika Anda mempertimbangkan memilih bidan, periksa apakah ia menjalin kerjasama dengan rumah sakit sehingga jika timbul masalah dalam kehamilan dan persalinan Anda dapat memperoleh akses ke tempat dengan tenaga dan perlengkapan yang memadai. Jika Anda tidak merencanakan persalinan di rumah sakit, buat rencana darurat termasuk nama dan nomor telepon dokter yang berada di belakang bidan Anda, rumah sakit yang dapat dituju, dan bagaimana Anda dapat sampai disana.

Keuntungan:

  • Dapat menawarkan Anda pendekatan kehamilan dan persalinan yang lebih alami dan sedikit obat-obatan
  • Dapat merujuk Anda ke dokter ahli kandungan jika timbul komplikasi selama kehamilan
  • Mampu memberikan perhatian besar kepada ibu selama kehamilan
  • Tidak dapat melakukan persalinan cara Caesar dan tidak diijinkan memberikan obat bius
  • Lebih mungkin ada di tempat saat Anda akan melahirkan dibandingkan dokter

Anda dapat memilih bidan jika:

  • Anda bebas dari masalah kesehatan dan dilihat memiliki kehamilan dengan risiko rendah
  • Anda menginginkan seseorang yang dapat memberikan lebih banyak waktu untuk mendiskusikan masalah kehamilan
  • Anda lebih menyukai pendekatan yang lebih personal saat proses persalinan
  • Anda berkeinginan menjalani proses persalinan dengan sedikit obat
  • Anda berkeinginan mendapatkan sedikit campur tangan

Siapakah yang tepat untuk Anda?

Pada akhirnya, penting untuk menemukan seseorang yang dapat Anda andalkan dan percayai selama 9 bulan ke depan. Setelah Anda memutuskannya, pikirkan hal-hal berikut:

  • Apakah dia memberikan perhatian, mau mendengarkan apa yang Anda khawatirkan, dan dapat memberikan jawaban memuaskan dari pertanyaan Anda?
  • Apakah dia terlihat terbuka dan merasa senang dengan pendapat Anda mengenai kehamilan dan persalinan?
  • Apakah ia akan memberikan segala informasi dan membolehkan Anda berperan aktif dalam pengambilan keputusan yang melibatkan Anda dan bayi Anda?

Pilihlah seseorang yang dapat Anda percaya untuk membantu Anda dan bayi Anda secara aman sampai proses persalinan. Kemudian, ingatlah bahwa Anda telah memilih penyedia jasa layanan kesehatan tersebut untuk sebuah alasan, dan perkenankan mereka untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk Anda.

Sumber

“Choosing your health care provider for pregnancy”, www.mayoclinic.com

ASUHAN BAYI BARU LAHIR

Pengkajian pada bayi baru lahir dapat dilakukan segera setelah lahir yaitu untuk mengkaji penyesuaian bayi dari kehidupan intrauterine ke ekstrauterine. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik secara lengkap untuk mengetahui normalitas & mendeteksi adanya penyimpangan.

download

Abortus

Sebuah fenomena yang banyak terjadi di dunia termasuk indonesia, angka kejadian abortus provokatus di indonesia meningkat seiring dengan perkembangan zaman. Apa dan mengapa angka kejadian abortus terus meningkat ?

Pengertian

secara medis abortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di dunia luar, tanpa mempersoalkan penyebabnya.ada 2 kriteria utama dikatakan sebagai abortus yaitu : berat janin kurang dari 500 gram serta umur kehamilan kurang dari 20 minggu.

Jenis Abortus

Dalam dunia medis dikenal beberapa jenis abortus yaitu :

Penyebab Abortus

Ada beberapa faktor penyebab abortus yaitu :

1. Faktor janin : dimana terjadi gangguan pertumbuhan pada zigot, embrio atau plasenta contohnya adalah : Bligted Ovum, abnormal pembentukan plasenta, kelainan kromosom (monosomi, trisomi)

2. Faktor maternal (Faktor Ibu) : terjadi infeksi(virus, bakteri) pada awal trimester 1 dan trimester 2 contoh infeksi karena rubella, CMV, herpes simplex, varicella zoster, vaccinia, campak, hepatitis, polio, ensefalomyelitis ; Salmonella typhi ; Toxoplasma gondii, Plasmodium., penyakit vaskuler (pembuluh darah) contoh : hipertensi vaskuler, kelainan endokrin contoh pada defisiensi insulin atau disfungsi dari kelenjar tyroid, penyakit imunitas inkomptabilitas HLA (Human Leukocyte Antigen), trauma, kelainan uterus, psikosomatik

3. Faktor eksternal : dapat disebabkan oleh radiasi, obat-obatan, dan bahan kimia

Abortus Provocatus Criminalis

seperti pengertian diatas pada abortus provocatus criminalis terjadi pengguguran kandungan tanpa alasan medis, dalam sumpah dokter (sumpah Hipocrates) pada butir Saya akan menghormati hidup insani sejak saat pembuahan maka Abortus buatan dengan indikasi medik hanya dapat dilakukan dengan beberapa syarat berikut :

1. Pengguguran hanya dilakukan sebagai suatu tindakan terapeutik.

2. Suatu keputusan untuk menghentikan kehamilan, sedapat mungkin disetujui secara tertulis oleh dua orang dokter yang dipilih berkat kompetensi profesional mereka.

3. Prosedur itu hendaklah dilakukan seorang dokter yang kompeten di instalasi yang diakui oleh suatu otoritas yang sah.

4. Jika dokter itu merasa bahwa hati nuraninya tidak memberanikan ia melakukan pengguguran tersebut, maka ia hendak mengundurkan diri dan menyerahkan pelaksanaan tindakan medik itu kepada sejawatnya yang lain yang kompeten.

5. Selain memahami dan menghayati sumpah profesi dan kode etik, para tenaga kesehatan perlu pula meningkatkan pemahaman agama yang dianutnya.

6. Melalui pemahaman agama yang benar, diharapkan para tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya selalu mendasarkan tindakannya kepada tuntunan agama.

Bagaimana Hukum di Indonesia mengatur mengenai masalah aborsi

Pasal 229

1. Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruhnya supaya diobati, dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan, bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak tiga ribu rupiah

2. Jika yang bersalah, berbuat demikian untuk mencari keuntungan, atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan, atau jika dia seorang tabib, bidan atau juru obat, pidana dapat ditambah sepertiga.

3. Jika yang bersalah, melakukan kejahatan tersebut, dalam menjalani pencarian maka dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu.

Pasal 341

Seorang ibu yang, karena takut akan ketahuan melahirkan anak, pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian, dengan sengaja merampas nyawa anaknya, diancam, karena membunuh anak sendiri, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Pasal 342

Seorang ibu yang, untuk melaksanakan niat yang ditentukan karena takut akan ketahuan bahwa akan melahirkan anak, pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian merampas nyawa anaknya, diancam, karena melakukan pembunuhan anak sendiri dengan rencana, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Pasal 343

Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang, bagi orang lain yang turut serta melakukan, sebagai pembunuhan atau pembunuhan dengan rencana.

Pasal 346

Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Pasal 347

1. Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

2. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, dikenakan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Pasal 348

1. Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

2. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Pasal 349

Jika seorang tabib, bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan yang tersebut pasal 346, ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan.

Bagaimana Agama Mengatur Mengenai Aborsi

Ada beberapa kalangan yang menyetujui dan tidak setuju mengenai aborsi, pada golongan umat islam ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai aborsi.

Salah satu dasar bagi orang-orang islam yang menyetujui tindakan aborsi berdasarkan Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kamu disimpan dalam rahim ibumu berupa tetesan darah sesudah empat puluh hari, menjadi gumpalan darah setelah empat puluh hari, dan menjadi gumpalan daging setelah empat puluh hari, kemudian datang malaikat untuk memberinya Roh (atas perintah Allah)” (Riwayat Ibnu Masúd). Sehingga ditafsirkan bahwa aboris dapat dilakukan sebelum usia janin 120 hari. Benar atau tidak tergantung anda yang menafsirkannya makana dari sabda Rasullulah tersebut.

Mari kita lihat firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah : ”Barang siapa membunuh orang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah neraka Jahanam dan kekallah ia di dalamnya. Allah murka kepadanya serta mengutukinya dan menyediakan siksa yang berat”.

Sekarang terserah anda bagaimana menafsirkan. Apakah aborsi itu dibenarkan atau tidak, semuanya selalu “kembali ke Laptop” Kata Mas Tukul, Ups kembali ke dirisendiri”.

Efek Aborsi Provokatus

Banyak resiko kesehatan baik fisik maupun psikologis melakukan tindakan abortus, menurut Brian Clowes Phd dalam buku “Facts of Life”, resiko kesehatan dankeselamatan fisik dapat berupa :

1. Kematian karena pendarahan

2. Kematian karena pembiusan yang gagal

3. Kematian yang dikarenakan infeksi

4. Uterine perforation (rahim yang robek)

5. Cervical leceration yang dapat menyebabkan cacat pada anak berikutnya

6. Ovaian cancer

7. Kanker payudara

8. Cervical cancer

9. Liver cancer

10. Placenta pervia, ectopic pregnancy, pelvic inflammatory disease, endometriosis

Sedangakan resiko kesehatan mental menurut laporan “psychlogical reacton reporter after abortion” yang dikenal sebagai “post abortion syndrom (sindrom paksa aborsi)” bahwa pada wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal sebagai berikut

1. Kehilangan harga diri (82%)

2. Histeris (51%)

3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)

4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)

5. Mencoba obat-obatan terlarang (41%)

6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

sumber : http://ilmukedokteran.net/

Kardiotokografi dalam Persalinan

Kardiotokografi. Adalah suatu metoda elektronik untuk memantau kesejahteraan janin dalam kehamilan dan atau dalam persalinan.

Pemeriksaan KTG biasanya dilakukan pada kehamilan resiko tinggi, dan indikasinya terdiri dari :

1. IBU

a. Pre-eklampsia-eklampsia

b. Ketuban pecah

c. Diabetes melitus

d. Kehamilan ³ 40 minggu

e. Vitium cordis

f. Asthma bronkhiale

g. Inkompatibilitas Rhesus atau ABO

h. Infeksi TORCH

i. Bekas SC

j. Induksi atau akselerasi persalinan

k. Persalinan preterm

l. Hipotensi

m. Perdarahan antepartum

n. Ibu perokok

o. Ibu berusia lanjut

p. Lain-lain : sickle cell, penyakit kolagen, anemia, penyakit ginjal, penyakit paru, penyakit jantung, dan penyakit tiroid.

2. JANIN

a. Pertumbuhan janin terhambat (PJT)

b. Gerakan janin berkurang

c. Suspek lilitan tali pusat

d. Aritmia, bradikardi, atau takikardi janin

e. Hidrops fetalis

f. Kelainan presentasi, termasuk pasca versi luar.

g. Mekoneum dalam cairan ketuban

h. Riwayat lahir mati

i. Kehamilan ganda

j. Dan lain-lain

SYARAT PEMERIKSAAN KTG

1. Usia kehamilan ³ 28 minggu.

2. Ada persetujuan tindak medik dari pasien (secara lisan).

3. Punktum maksimum denyut jantung janin (DJJ) diketahui.

4. Prosedur pemasangan alat dan pengisian data pada komputer (pada KTG terkomputerisasi) sesuai buku petunjuk dari pabrik.

INDIKASI KONTRA KTG

Sampai saat ini belum ditemukan kontra-indikasi pemeriksaan KTG terhadap ibu maupun janin.


PERSIAPAN PASIEN1

a. Persetujuan tindak medik (Informed Consent) : menjelaskan indikasi, cara pemeriksaan dan kemungkinan hasil yang akan didapat. Persetujuan tindak medik ini dilakukan oleh dokter penanggung jawab pasien (cukup persetujuan lisan).

b. Kosongkan kandung kencing.

c. Periksa kesadaran dan tanda vital ibu.

d. Ibu tidur terlentang, bila ada tanda-tanda insufisiensi utero-plasenter atau gawat janin, ibu tidur miring ke kiri dan diberi oksigen 4 liter / menit.

e. Lakukan pemeriksaan Leopold untuk menentukan letak, presentasi dan punktum maksimum DJJ

f. Hitung DJJ selama satu menit; bila ada his, dihitung sebelum dan segera setelah kontraksi berakhir..

g. Pasang transduser untuk tokometri di daerah fundus uteri dan DJJ di daerah punktum maksimum.

h. Setelah transduser terpasang baik, beri tahu ibu bila janin terasa bergerak, pencet bel yang telah disediakan dan hitung berapa gerakan bayi yang dirasakan oleh ibu selama perekaman KTG.

i. Hidupkan komputer dan Kardiotokograf.

j. Lama perekaman adalah 30 menit (tergantung keadaan janin dan hasil yang ingin dicapai).

k. Lakukan pencetakkan hasil rekaman KTG.

l. Lakukan dokumentasi data pada disket komputer (data untuk rumah sakit).

m. Matikan komputer dan mesin kardiotokograf. Bersihkan dan rapikan kembali alat pada tempatnya.

n. Beri tahu pada pasien bahwa pemeriksaan telah selesai.

o. Berikan hasil rekaman KTG kepada dokter penanggung jawab atau paramedik membantu membacakan hasi interpretasi komputer secara lengkap kepada dokter. PARAMEDIK (BIDAN) DILARANG MEMBERIKAN INTERPRETASI HASIL CTG KEPADA PASIEN

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 112 pengikut lainnya.