Sepuluh Keistimewaan Pemberian ASI

Menurut Utami ada banyak keisitimewaan dari ASI. Dengan memahami pentingnya ASI, diharapkan lebih banyak kaum ibu yang ingin memberikan ASI untuk buah hatinya.

1. ASI adalah cairan hidup

ASI mengandung daya tahan tubuh dan enzim-enzim yang dibutuhkan tubuh bayi dalam proses pencernaan makanan. Dengan begitu, nutrien yang masuk sebagian besar akan terserap oleh tubuh bayi.

Berbeda dengan susu formula yang diistilahkannya sebagai cairan mati, penyerapan nutriennya sangat tergantung pada enzim penyerapan yang jumlahnya dalam usus bayi masihlah sedikit. Asal tahu saja, 1 sendok teh kolostrum memiliki nilai gizi sesuai dengan kurang lebih 30 cc formula. Usus bayi dapat menyerap 1 sendok teh kolostrum tanpa ada yang terbuang, sedangkan untuk 30 cc susu formula yang diisapnya, hanya satu sendok teh sajalah yang dapat diserap ususnya. Sisa susu formula yang tidak terserap akan menjadi sampah dalam usus bayi

2. Menyusui bukanlah sekadar memberi makan, tapi juga mendidik anak.

Sambil menyusui, eluslah si bayi dan dekaplah dengan hangat. Tindakan ini sudah dapat menimbulkan rasa aman pada bayi, sehingga kelak ia akan memiliki tingkat emosi dan spiritual yang tinggi. Ini menjadi dasar bagi pertumbuhan manusia menuju sumber daya manusia yang baik dan lebih mudah untuk menyayangi orang lain.

3. Kolostrum memiliki daya tahan tubuh 17-20 kali lebih baik dibanding ASI berikutnya.

Jumlah kolostrum memang tidak banyak. Kolostrum hanya tersedia mulai hari pertama hingga maksimal hari ketiga atau keempat. Menyusui tidak menyusui, kolostrum tetap ada. Setelah itu, keluar susu peralihan.

Pada hari pertama mungkin hanya diperoleh 30 cc. Namun, dalam setiap tetesnya terdapat berjuta-juta satuan zat antibodi. SIgA adalah antibodi yang hanya terdapat dalam ASI. Kandungan SIgA dalam kolostrum pada hari pertama adalah 800 gr/100 cc. Selanjutnya mulai berkurang menjadi 600 gr/100 cc pada hari kedua, 400 gr/100 cc pada hari ketiga, dan 200 gr/100 cc pada hari keempat.

4. Ibu menyusui dapat mengonsumsi apa saja, kecuali rokok, minuman keras, dan narkoba.

Ada sebagian orang berpendapat, ibu menyusui jangan makan sambal nanti bayinya mencret. Atau, jangan minum es nanti bayinya batuk. Pendapat ini tidak benar. Tak ada larangan makanan yang mutlak bagi ibu menyusui. Tapi, memang ada sebagian bayi yang tidak kuat terhadap makanan tertentu. Ini biasanya ditandai dengan mencret pada bayi. Untuk menghindarinya, ibu cukup tidak mengonsumsi makanan tersebut.

5. Agar produksi ASI optimal, ibu harus berpikir positif bahwa ia mampu memberikan ASI.

Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis si ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI-nya bakal berlimpah. ASI diproduksi sesuai dengan permintaan. Bila bayi Anda butuh 100 cc maka ASI yang bakal diproduksi pun 100 cc. Jadi, jangan takut ASI-nya tidak mencukupi kebutuhan bayi. Kemungkinan hanya 1 dari 1.000 wanita yang tidak dapat menyusui. Oleh karena itu setiap ibu harus yakin dapat menyusui bayinya.

6. Kebutuhan cairan bagi ibu yang menyusui akan diatur oleh tubuh ibu itu sendiri.

Bila ibu butuh cairan, pasti akan timbul rasa haus. Kalau ada anggapan harus banyak minum dapat menghasilkan ASI yang banyak, itu hanyalah mitos.

7. ASI tak bakalan basi.

ASI selalu diproduksi oleh pabriknya di wilayah payudara. Bila gudang ASI telah kosong. ASI yang tidak dikeluarkan akan diserap kembali oleh tubuh ibu. Jadi, ASI dalam payudara tak pernah basi dan ibu tak perlu memerah dan membuang ASI-nya sebelum menyusui.

8. Wilayah aerola cukup dibersihkan dengan ASI.

Sebelum menyusui, jangan bersihkan aerola (daerah gelap sekitar puting) dengan air. Gunakan ASI, karena sudah mengandung antibodi.

9. ASI menjadikan anak lebih pandai.

Menurut penelitian pada tahun 1997, kepandaian anak yang minum ASI pada usia 9 1/2 tahun mencapai 12,9 poin lebih tinggi daripada anak-anak yang minum susu formula.

10. Menyusui dapat dilakukan hingga anak berusia 2 tahun.

Menyusui dengan ASI sampai dengan usia anak mencapai 2 tahun masih mampu memenuhi 1/3 kebutuhan kalori, 1/3 kebutuhan protein, 45 persen kebutuhan akan vitamin A dan 90 persen kebutuhan akan vitamin C.

Iklan

Mengapa ASI tidak langsung keluar sejak melahirkan?

Rumah sakit bersalin memberikan susu formula pada seorang bayi di hari2 pertama hidupnya, dengan alasan bahwa “susu ibunya belum keluar”. Meski sekilas tampak sebagai niatan baik dari pihak rumah sakit, sebenarnya tindakan ini tidak benar, bahkan, merupakan promosi terselubung susu formula. Kami prihatin sekali bahwa kerap kali rumah sakit tidak berperan dalam mendidik orangtua dalam pemberian ASI, bahkan dijadikan tangan untuk menjual susu formula.

Cukup banyak kasus demikian, seperti yang bisa dibaca di blog ini dan komentarnya . Bagaimana fakta yang berkaitan dengan mitos “perlu susu formula pada hari-hari pertama melahirkan karena ASI belum keluar”?

Kapan susu mulai keluar?

Belum keluarnya ASI pada hari pertama kelahiran adalah sesuatu yang normal. Hari-hari pertama ditandai dengan keluarnya kolostrum dengan jumlah yang kecil tetapi sangat penting untuk antibodi bayi. ASI resminya baru keluar 2-3 hari sejak melahirkan. Bayi sendiri secara alami akan tahan selama 2-3 hari sejak lahir tanpa ASI. Sayangnya, banyak ibu menjadi keburu pesimis karena susu yang tidak langsung keluar itu. Padahal sebenarnya itu normal.

Apabila ASI belum keluar pada hari pertama kelahiran, apa perlu diberi formula?

Tidak. Belum keluarnya susu di hari-hari pertama sejak melahirkan bukan alasan yang tepat untuk memberikan susu formula. Malah, pemberian botol pada hari pertama sejak lahir bisa mengakibatkan bayi menjadi bingung puting, yang menyebabkan menghisap puting ibunya dengan cara yang salah, dan ini menyebabkan lecet puting dan berbagai masalah menyusui lainnya.

Lantas, kalau memang ASI baru keluar 2-3 hari kemudian, kenapa harus tetap menyusui bayi pada masa sebelum ASI keluar?

Karena dua hal. Pertama, meskipun tidak ada ASI tetapi payudara ibu mengandung kolostrum, yang berisi konsentrasi antibodi yang penting untuk bayi, dan juga membersihkan pencernaan bayi, merangsang keluarnya tinja pertama bayi. Kedua, mekanisme hisapan bayi pada payudara ibu, akan membawa dua keuntungan yaitu: merangsang keluarnya ASI resmi dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan bayi, dan juga untuk merangsang rahim menciut karena hisapan puting merangsang hormon oksitosin.

Karena itu, sebisa mungkin susui bayi anda pada hari-hari pertama melahirkan secepatnya semenjak lahir. Lihat juga pengalaman Dita mengenai early latch-on

Mekanisme awal pembentukan susu pada hari awal setelah melahirkan bisa dibaca di Kellymom (dalam bahasa inggris). Nantinya artikel ini akan kami terjemahkan pula.

Hak untuk Menyusui

Menyusui adalah hak anak anda dan hak anda. Tepatnya, menyusui adalah hak asasi anak dan anda sebagai ibunya. Tidak ada yang berhak menghalangi anda untuk menyusui anak anda kapan saja dan di mana saja. Secara hukum, hak anda dan bayi untuk menyusui terlindungi (Referensi: UU 29 Tahun 1999 Pasal 49 dan Penjelasannya). Menyusui bukanlah hal yang memalukan dan bukan juga pornoaksi.

The formula companies are relying on you to stay in the dark about breastfeeding. Do you and your child a favor and seek information about nursing your baby as long as possible. Most women can breastfeed regardless of breast size, milk color and production. Every month you breast feed your baby their IQ jumps. Don’t let anything stop you from giving your little one “the gift”!

Memulai Menyusui

Diterjemahkan dari: Practical Hints on Breastfeeding, Second edition revised, hal. 18-20, terbitan oleh Breastfeeding Mothers’ Support Group (Singapore) , 2001.

Sebelum Mulai Menyusui Pertamakali

Selama masa kehamilan, sebaiknya anda mendiskusikan keputusan untuk menyusui dengan dokter anda, yang berkewajiban untuk mendukung keputusan tersebut dengan membantu menciptakan kondisi yang kondusif untuk mulai menyusui. Pada saat melahirkan, dokter dan staf rumah sakit sebaiknya membantu anda dengan:

  • Tidak menggunakan obat-obatan pada saat melahirkan, atau menggunakan obat-obatan hanya seminimal mungkin. Obat penghilang rasa sakit dapat mempengaruhi refleks hisap bayi.
    Memberi kesempatan anda untuk menyusui sesegera mungkin setelah melahirkan, kalau perlu pada saat anda masih di ranjang melahirkan apabila melahirkan secara normal. Kenapa? Sebab refleks hisapan bayi yang paling kuat terjadi hingga setengah jam setelah melahirkan.
  • Menyusui sesering dan selama yang bayi inginkan (demand feeding). Berada sekamar dengan bayi di rumah sakit (rooming-in) akan membantu mempermudah hal ini. Dengan demand feeding, ASI akan keluar lebih cepat, dan kemungkinan untuk mengalami payudara bengkak.
  • Memberi bayi HANYA ASI. Bayi anda tidak perlu air tambahan atau susu formula, selama anda mengikuti prinsip demand feeding, dan selama bayi anda dalam kondisi sehat. Pemberian minuman tambahan (formula, air glukosa, dsb) hanya akan mengurangi nafsu minum si bayi, sehingga payudara anda tidak cukup terangsang untuk mengeluarkan ASI, dan bisa berakibat berkurangnya suplai ASI. Kecuali ada justifikasi medis dari dokter untuk pemberian minuman tambahan (contoh: Bayi yang beratnya kurang biasanya kadar gula darahnya rendah sehingga perlu glukosa. Atau bayi yang sangat kuning jaundice cenderung terlalu mengantuk untuk menghisap payudara sehingga perlu suplai cairan tambahan).
  • Selain mengurangi nafsu minum si bayi, botol juga mengakibatkan bingung puting. Kenapa? Sebab aliran cairan di puting botol jauh lebih deras dibandingkan dengan aliran cairan di payudara, sehingga proses menghisap botol menjadi jauh lebih mudah untuk bayi dibanding menghisap payudara. Bayi yang sudah kena botol di usia yang terlalu dini bisa-bisa menolak payudara. (Catatan: Dari buku What To Expect the First Year, idealnya botol diberikan pada usia 3-5 minggu, saat bayi sudah terbiasa dengan payudara). Selain itu, pemberian empeng terlalu dini juga bisa mempengaruhi kemampuan hisap bayi. Sebaiknya patuhi tangisan bayi sebagai indikator pemberian ASI, agar suplai ASI anda tetap bertahan dengan baik.

Komunikasikanlah hal-hal di atas dengan dokter dan staf rumah sakit anda.

Step-By-Step Menyusui

Persiapan

  1. Cuci tangan anda untuk menghilangkan kuman. Jika mau anda juga boleh mencuci puting anda dengan air.
  2. Carilah posisi yang enak untuk duduk atau berbaring. Jika posisi duduk anda enak, anda akan menjadi rileks dan “turunnya” ASI (letdown reflex) lebih mudah terjadi. Berikut adalah posisi yang barangkali anda bisa coba:
    • Duduk dengan sandaran yang enak untuk punggung, misalnya dengan banyak bantal, agar tidak sakit punggung. Dengan posisi ini, sebaiknya kaki anda berada dalam posisi yang agak tinggi, misalnya dengan menaruh dingklik sebagai alas kaki di kursi. Dengan ini, paha anda bertindak sebagai penyangga bayi dalam posisi yang tepat sehingga bayi tidak perlu menarik-narik puting anda.
    • Duduk dengan banyak bantal di tempat tidur.
    • Duduk di kursi goyang.
    • Berbaring di sisi badan anda di tempat tidur (bukan posisi rebah), dengan tangan menyangga kepala anda, sementara bayi dalam posisi tidur menghadap anda. Posisi ini nyaman untuk menyusui di malam hari, atau untuk ibu-ibu yang menjalani operasi sesar.
  3. Rilekslah. Kalau perlu lakukan pernafasan relaksasi, mendengarkan musik, membaca, dsb. Apabila anda terlalu tegang, refleks turunnya susu bisa terhalangi.

Step-by-Step Ambil Posisi Menyusui dan Perlekatan

  • Kepala bayi anda diletakkan pada lekukan dalam siku tangan anda. Kemudian, seluruh badan bayi menghadap dada anda, bukan hanya kepalanya saja. (Waktu pertamakali barangkali anda akan perlu bantuan orang/suster untuk meletakkan bayi anda dalam posisi ini, tetapi lama kelamaan anda bisa melakukannya sendiri. Prinsipnya, kepala bayi harus tersokong dengan baik).
  • Ambil payudara dengan tangan anda yang bebas, jempol anda memegang bagian atas payudara, dan jari lainnya memegang bagian bawah.
  • Saat didekankan ke puting, bayi anda biasanya akan refleks membuka mulut dan menyambut puting anda. Tetapi apabila tidak, colek coleklah bibir bayi anda dengan puting hingga ia membuka mulutnya.
    Pastikan kalau bayi anda membuka mulutnya selebar mungkin, dan letakkan bagian tengah puting anda pada bukaan mulut tersebut.
  • Atau, apabila sulit masuknya puting ke mulut bayi, lakukan trik “Sandwich”, yaitu menekan puting anda dengan jempol dan telunjuk sehingga segepeng mungkin, paralel dengan alur bibir bayi, dan masukkan kedalam bukaan mulut bayi (Trik dari Ibu Doris Fok, konsultan laktasi singapura)
  • Perlekatan (latch-on) yang baik adalah apabila sebagian besar aerola anda berada di dalam mulut bayi, dagu menempel ke payudara anda, dan kepalanya agak ke belakang sehingga hidungnya tidak ketutupan payudara. Sebenarnya tidak perlu menekan payudara untuk membuka jalan udara ke hidung bayi, selama posisi menyusui anda benar.

Durasi Menyusui

Jika bayi anda nampak enggan menghisap, jangan khawatir, biarkan dia “main-main” dulu dengan mengendus dan menjilat putingnya. Dengan banyak latihan, bayi anda akan semakin mahir. Menyusui pertamakali mungkin hanya sebentar, mungkin hanya empat menit, tetapi bisa juga lama. Ada bayi yang sejak awal menyusuinya lama.

Ingatlah bahwa setiap bayi itu berbeda, dan pola menyusuinya juga mungkin berubah-ubah seiring dengan pertumbuhan mereka. Bayi yang menyusui selama 20 menit di minggu-minggu pertama mungkin hanya akan perlu lima menit di usia empat bulan. Pola menysuusi di awal biasanya lebih pendek karena ASI memang belum keluar dan yang ada hanya kolostrum yang berjumlah kecil.

Ingatlah bahwa membiarkan bayi anda menyusui selama yang ia mau adalah satu cara untuk menjamin bahwa ia mendapatkan ASI yang diperlukan. Kenapa? sebab komposisi ASI berubah-ubah dalam satu sesi menyusui. Pada menit pertama menyusui yang keluar adalah ASI yang encer (susu depan / foremilk) yang bertugas untuk menghilangkan rasa haus bayi. Menit berikutnya, persisnya setelah refleks turunnya susu, ASI berubah menjadi lebih kental (susu belakang / hindmilk), yang mengandung lebih banyak lemak dan gizi, untuk mengenyangkan bayi. Anda mungkin dapat memperhatikan perubahan irama hisapan bayi, dari yang cepat, lantas berhenti sebentar (saat terjadi turunnya susu), lalu hisapannya menjadi lebih lambat diiringi dengan irama menelan susu. Anda sendiri juga dapat merasakan turunnya susu dengan munculnya perasaan geli atau tertusuk-tusuk di payudara.

Saat bayi mendapatkan cukup susu, biasanya ia akan melepaskan payudara dengan sendirinya, atau jatuh tertidur. Tetapi jika anda merasa perlu menghentikan bayi anda menyusui, pelan pelan tekan puting anda dengan jari kelingking untuk memotong hisapan bayi. Jangan menarik puting begitu saja saat bayi masih menghisap karena bisa mengakibatkan lecet.

Anatomi dan Fisiologi Sistem Reproduksi Wanita

Anatomi system reproduksi wanita terbagi 2, yaitu:
1. Organ-organ Internal, terdiri dari :
– Dua ovarium (indung telur)
– Dua tuba fallopii (saluran telur)
– Uterus (rahim)
– Vagina
2. Organ-organ eksternal, terdiri dari :
– Mons pubis
– Labia Mayora
– Labia Minora
– Klitoris
– Vestibulum
– Meatus Uretra
– Introitus vagina
– Kelenjar skene dan bartholini

Hormon-Hormon Reproduksi

Estrogen
Estrogen dihasilkan oleh ovarium. Ada banyak jenis dari estrogen tapi yang paling penting untuk reproduksi adalah estradiol. Estrogen berguna untuk pembentukan ciri-ciri perkembangan seksual pada wanita yaitu pembentukan payudara, lekuk tubuh, rambut kemaluan,dll. Estrogen juga berguna pada siklus menstruasi dengan membentuk ketebalan endometrium, menjaga kualitas dan kuantitas cairan cerviks dan vagina sehingga sesuai untuk penetrasi sperma.

Progesterone
Hormon ini diproduksi oleh korpus luteum. Progesterone mempertahankan ketebalan endometrium sehingga dapat menerima implantasi zygot. Kadar progesterone terus dipertahankan selama trimester awal kehamilan sampai plasenta dapat membentuk hormon HCG.

Gonadotropin Releasing Hormone
GNRH merupakan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus diotak. GNRH akan merangsang pelepasan FSH (folikl stimulating hormone) di hipofisis. Bila kadar estrogen tinggi, maka estrogen akan memberikan umpanbalik ke hipotalamus sehingga kadar GNRH akan menjadi rendah, begitupun sebaliknya.

FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinizing Hormone)
Kedua hormon ini dinamakan gonadotropoin hormon yang diproduksi oleh hipofisis akibat rangsangan dari GNRH. FSH akan menyebabkan pematangan dari folikel. Dari folikel yang matang akan dikeluarkan ovum. Kemudian folikel ini akan menjadi korpus luteum dan dipertahankan untuk waktu tertentu oleh LH.

Masa-masa kehidupan wanita:

Masalah normal yang dialami wanita dari usia 8 sampai 65 tahun (terlihat pada gambar 2) terdiri dari :

  1. Prapubertas
    • Bayi wanita
      Folikel primordial (bakal telur) dikedua ovarium telah lengkap, yakni sebanyak 750.000 butir dan tidak bertambah lagi pada kehidupan selanjutnya. Alat kelamin luar dan dalam sudah terbentuk. Pada minggu pertama dan kedua, bayi masih mengalami pengaruh estrogen dari ibunya.
    • Masa kanak-kanak
      Pertumbuhan alat-alat kelamin tidak memperlihatkan pertumbuhan yang berarti sampai masa pubertas. Kadar hormon estrogen dan hormon gonadotropin lainnya sangat rendah.
  2. Pubertas
    Pubertas merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Pubertas mulai dengan awal berfungsinya ovarium dan berakhir pada saat ovarium sudah berfungsi mantap dan teratur. Pubertas pada wanita mulai kira-kira pada umur 8-14 tahun. Kejadian penting pada masa ini adalah pertumbuhan badan yang cepat, timbul ciri-ciri kelamin sekuder, menarche, dan perubahan fisik. Perkembangan ini terutama disebabkan oleh estrogen.
  3. Masa reproduksi
    Merupakan masa terpenting pada wanita dan berlangsung kira-kira 33 tahun. Haid pada masa ini paling teratur dan bermakna untuk kemungkinan kehamilan.
  4. Masa Klimakterium termasuk menopause dan pasca menopause
    • klimakterium, merupakan masa peralihan antara masa reproduksi dan masa senium, yang bukan merupakan suatu keadaan patologik, melainkan suatu masa peralihan yang normal. Masa ini berlangsung sebelum dan beberapa tahun sesudah menopause. Masa premenopause, menopause dan pasca menopause dikenal sebagai masa klimakterium. Klimakterium dapat dikatakan mulai sekitar 6 tahun sebelum menopause dan berakhir kira-kira 6-7 tahun sesudah menopause. Pada wanita dalam masa ini, terjadi juga keluhan-keluhan yang disebut sindroma klimakterik. Keluhan-keluhan ini dapat bersifat psikis seperti mudah tersinggung, depresi, kelelahan, semangat kurang dan susah tidur. Gangguan neurovegetatif dapat berupa hot flashes, keringat banyak, rasa kedinginan, sakit kepala, dll.
    • Menopause adalah haid terakhir atau saat terjadinya haid terakhir yang disebabkan menurunnya fungsi ovarium. Diagnosa dibuat setelah terdapat amenorea (tidak haid) sekurang-kurangnya satu tahun. Berhentinya haid dapat didahului oleh siklus yang lebih panjang dengan perdarahan yang berkurang. Umumnya batas terendah terjadinya menopause adalah umur 44 tahun. Menopause dapat terjadi secara artificial karena operasi atau radiasi yang umumnya menimbulkan keluhan yang lebih banyak dibandingkan dengan menopause alamiah.
  5. Masa Senile
  6. Pada masa ini telah tercapai keseimbangan hormonal yan baru sehingga tidka ada lagi gangguan vegetatif maupun psikis. Yang mencolok pada masa ini adaah kemunduran alat-alat tubuh dan kemampuan fisik sebagai proses menjadi tua. Dalam masa ini pula osteoporosis terjadi pada wanita dengan intensitas yang berbeda. Walaupun sebab-sebabnya belum jelas betul, namun berkurangnya hormon steroid dan berkurangnya aktivitas osteoblast memegang peranan dalam hal ini. Ganggguan-gangguan lain yang dapat timbul antara lain vagina menjadi kering sehingga timbul rasa nyeri pada waktu bersetubuh, nyeri pada waktu berkemih dan terasa ingin terus buang air kecil.

Pengertian perubahan-perubahan fisiologis ini sangat berguna bagi wanita yang secara pasti akan mengalami masalah ini dalam kehidupannya, sehingga ia bisa mempersiapkan diri sesuai dengan pendidikan sosial ekonomi yang didapatnya.

Haid

Haid adalah perdarahan dari uterus yang keluar melalui vagina selama 5-7 hari, dan terjadi setiap 22 atau 35 hari. Yang merangsang menimbulkan haid adalah hormon FSH dan LH, prolaktin dari daerah otak dan hormon estrogen serta progesteron dari sel telur yang dalam keseimbangannya menyebabkan selaput lendir rahim tumbuh dan apabila sudah ovulasi terjadi dan sel telur tidak dibuahi hormon estrogen dan progesteron menurun terjadilah pelepasan selaput lendir dengan perdarahan terjadilah haid.

Turunnya hormon estrogen secara fisiologi dimulai pada masa klimakterium (usia 40-65 tahun). (Gambar 1) Penurunan ini menyebabkan keluhan-keluhan yang mengganggu, diawali umumnya dengan gangguan haid yang yang tadinya teratur, siklik, menjadi tidak teratur tidak siklik dan jumlah darah dapat berkurang atau bertambah.

<*>Disampaikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan ke II Perhimpunan Osteoporosis Indonesia , Makassar , 25 Juli 2004.

Menopause adalah suatu fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita yang biasanya terjadi diatas usia 40 tahun. Ini merupakan suatu akhir proses biologis dari siklus menstruasi yang terjadi karena penurunan produksi hormon Estrogen yang dihasilkan Ovarium (indung telur ). Seorang wanita dikatakan mengalami menopause bila siklus menstruasinya telah berhenti selama ± 12 bulan. Berhentinya haid tersebut akan membawa dampak pada konsekuensi kesehatan baik fisik maupun psikis.

Menopause adalah perdarahan terakhir dari uterus yang masih dipengaruhi oleh hormon-hormon dari otak dan sel telur.
Pra menopause adalah masa 4-5 tahun sebelum menopause dan pascamenopause adalah 3-5 tahun setelah menopause.
Sedangkan ooporopause adalah terhentinya fungsi ovarium , berarti terhentinya produksi estrogen, estron yang terjadi pada usia 55 – 56 tahun.

(Artikel from http://www.medicastore.com/nutrafor/isi.php?isi=pendahuluan)

Perdarahan pada kehamilan Trimester III

Perdarahan antepartum merupakan perdarahan yang terjadi pada ibu hamil dengan kehamilan tua.

Abortus merupakan perdarahan pada kehamilan muda.

HAP (Haemorraghic Ante Partum) biasanya :

3% dari persalinan

28,3% kematian perinatal

Pedarahan antepartum biasanya di batasi pada perdarahan jalan lahir setelah kehamilan 28 Minggu, walaupun patologi yang sama dapat pula terjadi pada kehamilan sebelum 28 Minggu. Perdarahan setelah kehamilan 28 Minggu biasanya lebih banyak & lebih berbahaya dari pada sebelum kehamilan 28 Minggu, oleh karena itu memerlukan penanganan berbeda.

Kehamilan < 28 Minggu Abortus

> 28 Minggu Perdarahan antepartum


Makalah ini disusun dalam rangka menyelesaikan tugas mata kuliah Obstetr, lebih detail silahkan download disini

KB DAN MITOS DALAM MASYARAKAT

Gerakan Keluarga Berencana yang kita kenal sekarang ini bermula dari kepeloporan beberapa orang tokoh, baik di dalam maupun di luar negeri. Pada awal abad ke-19, di Inggris, upaya Keluarga Berencana mula-mula timbul atas prakarsa sekelompok orang yang menaruh perhatian pada masalah kesehatan ibu. Diantara pelopor Keluarga Berencana itu, Dr. Sulianto Sarosa dari Yogyakarta pada tahun 1952 menganjurkan para ibu untuk membatasi elahiran mengingat AKB yang cukup tinggi.

Program Keluarga Berencana mengalami perkembangan pesat, baik ditinjau dari sudut tujuan, ruang lingkup geografis, pendekatan, cara operasional, dan dampanya terhadap pencegahan kelahiran. Program Keluarga Berencana dilakukan untuk menjarangkan kehamilan dengan cara pemakaian alat kontrasesi.

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Penggunaan kontrasepsi merupaan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas.

Di zaman modern saat ini, bidan dalam memberikan suhannya dihadapkan dengan mitos-mitos tentang perilaku masyarakat dalam menjalani kehamilan, persalinan, dan nifas. Dimana ada beberapa mitos yang bertentangan dengan kesehatan reproduksi.

Berikut kutipan dari wawancara dengan Ibu Bidan Saerurah, Bidan Desa Slarang Kidul Lebaksiu tegal tentang program KB dan Mitos KB dalam Masyarakat. silahkan download disini

Wanita Sebagai Ibu dan Lansia

Banyak pria hebat menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi dan motivasi tertinggi. Selalu ada perempuan kuat dibalik lelaki hebat. Entah itu berperan sebagai ibu, istri, kekasih, atau sahabat. Karena itu, ia dianggap sebagai tonggak-tonggak penyangga sebuah peradaban.

Airmata wanita adalah sejarah terpenting yang sering dipandang sepele. Bukankah tugas mereka memang untuk menangis? Sehingga tidak ada yang mencoba berefleksi dengan air suci itu. Bila tanpa wanita, sejarah pun akan berhenti bergulir!

Ke depan perempuan harus melukis sejarahnya sendiri dengan segala empati dan kejujuran. Untuk itu, perempuan tidak harus merubah kelamin seagai laki-laki. Dan tidak pula mesti meggadaikan harkat kewanitaannya. Paradigma berpikir harus dirombak, eksistensi wanita mesti dikukuhkan pada tempat terhormat di singgasana sejarah.

dalam tulisan ini merupakan potret perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan. Dimana, perempuan diposisikan sebagai ibu, penentu terhadap besarnya sebuah peradaban.

wanita sebagai ibu dan lansia