Amniosentesis

Amniosentesis ini telah dikembangkan sejak 1952 yakni saat Bevis melaporkan adanya hubangan antara bilirubin dalam cairan amnion dengan derajat dari anemi pada janin dari ibu-ibu dengan kelainan darah “ Rh- Hemolytic Desease “. Sejak saat itu tehnik ini makin berkembang perannya dalam menegakkan diagnosa kelainan bawaan janin serta menentukan maturasi paru janin.

Amniosentesis yang dilakukan pada kasus yang dicuriagai post-term karena kemampuan mendeteksi secara sonografis petanda-petanda post-term serta adanya amnioskopi. Melalui amnioskop yang dimasukkan ke kanalis yang sudah membuka dapat dinilai keadaan air ketuban didalamnya. Dengan demikian keputusan untuk melahirkan pervaginam apakah layak atau tidak lebih mempunyai alasan yang kuat.

Pada umumnya amniosentesis dilakukan pada usia kehamilan antara 13 – 20 minggu. Dan tersering dikerjakan antara 15 – 18 minggu dengan latar belakang lebih berhasilnya mendapatkan sel amnion untuk dibiak ataupun dianalisa. Setelah usia kehamilan 20 minggu tidak dikerjakan amniosentensis karena sangat sulit mendapatkan sel amnion sehingga kegagalan untuk pembiakan sel amnion guna menganalisa khromosom janin kemungkinan besar gagal.

Pada usia kehamilan antara 10 –14 minggu bisa juga dilakukan amniosentesis yang lebih dikenal sebagai early amniocentesis. Risiko relatif terjadinya talipes meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan dengan amniosentesis pada usia 15 minggu dan sesudahnya. Disamping itu angka fetal loss mencapai 7,6% dibandingkan dengan usia 15 minggu atau sesudahnya yang hanya mencapai 1%.

LEBIH LENGKAPNYA KLIK DOWNLOAD FILE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: