exclusive breastfeeding/ASI EKSL

exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Alam telah menyediakan makanan paling lengkap dan berlimpah untuk melindungi pertumbuhan dan kesehatan bayi melalui ibu. ASI memenuhi seluruh kebutuhan biologis bayi, karena itulah sebaiknya anda mempertimbangkan untuk menyusui bayi anda.
Tak dapat diragukan lagi, menyusui adalah cara pemberian makan bayi yang paling baik. Oleh karena itu sebaiknya sejak awal kehamilan keinginan ini sudah dikemukakan kepada dokter sehingga anda dapat menyiapkan fisik dan mental dengan baik kearah itu. Anda perlu juga membahas keputusan ini dengan suami, karena dia dapat memberikan dukungan emosi sepenuhnya terhadap semua usaha anda.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Menyusui adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi anda. ASI adalah makanan yang paling ideal untuk bayi. Semua unsur gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi normal ada didalamnya. Pada saat yang sama, tindakan menyusui membangun hubungan intim dan hangat antara ibu dan bayinya. Hal ini sangat penting bagi perkembangan psikologis yang sehat dari sang bayi.
Seorang ibu yang menyusui harus memiliki keyakinan terhadap diri dan bayinya serta menjadikan aktifitas menyusui sebagai pengalaman berharga bagi mereka berdua. Menyusui bayi berarti memberikan awal kehidupan yang baik kepada seorang anak

exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs
Untuk menyusui dengan baik, anda harus mengkonsumsi makanan yang sehat. Mengkonsumsi makanan seimbang harus dilakukan selama masa hamil dan menjadi makin penting pada waktu menyusui. Ada kemungkinan anda harus meningkatkan asupan makanan sebanyak 500 sampai 600 kalori per hari. Susu, air, dan jus juga penting dikonsumsi untuk meningkatkan produksi air susu.
Kecuali diresepkan dokter, janganlah meminum obat apapun pada saat hamil dan menyusui karena zat-zat aktifnya akan masuk ke tubuh bayi melalui air susu anda. Hindari merokok dan minum alkohol sepanjang periode ini.
Jika anda berencana menyusui, ahli kesehatan akan menyarankan anda mulai mempersiapkan diri ketika usia kandungan masuk bulan ketujuh atau kedelapan dengan jalan melakukan latihan sederhana setiap hari. Latihan ini berupa menggosok puting pelan-pelan dengan kain handuk, menariknya kekiri kekanan secara lembut, memutar-mutarnya dengan hati-hati diantara ibu jari dan jari-jari, serta memijat payudara. Dengan persiapan ini, menyusui menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Usahakan memberi makan dalam suasana yang santai bagi anda dan bayi; buatlah diri anda senyaman mungkin.
Selama beberapa minggu pertama, bayi perlu diberi makan setiap 2,5 – 3 jam siang malam.
Menjelang akhir minggu keenam, sebagian besar bayi makan setiap 4 jam sekali.
Jadwal ini baik sampai bayi berumur antara 10 – 12 bulan. Pada usia ini sebagian besar bayi tidur sepanjang malam sehingga tak perlu lagi memberi makan di malam hari.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Ada banyak cara untuk memposisikan diri anda dan bayi selama proses menyusui berlangsung. Sebagian ibu memilih menyusui dalam posisi berbaring miring sambil merangkul bayinya. Sebagian lagi melakukannya sambil duduk di kursi malas dengan punggung diganjal bantal dan kaki di atas bangku kecil.
Setiap ibu memiliki kebiasaan yang berbeda. Seorang ibu sebaiknya memposisikan diri dan bayinya sedemikian rupa agar kenyamanan menyusui dapat tercapai.
Anda bisa juga memakai bra dan pakaian yang dirancang khusus untuk kenyamanan ibu-ibu sewaktu menyusui.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Bayi mengisap secara naluriah; akan tetapi pada awalnya mungkin dia mengalami kesulitan menemukan puting ibunya. Cara menolong yang paling mudah adalah dengan menempelkan pipinya ke payudara anda. Lalu, masukkan puting ke mulut bayi. Pastikan dia mengisap seluruh area gelap dari payudara (areola) dan bukan hanya putingnya saja. Anda dapat melancarkan aliran air susu dengan cara menekan-nekan areola.
Untuk menghentikan hisapan, masukkan sebuah jari di sudut mulutnya atau dorong dagunya ke bawah perlahan-lahan dengan ibu jari dan jari telunjuk anda. Biasanya bayi berhenti mengisap lalu melepaskan puting anda setelah merasa kenyang.
Air susu keluar dengan banyak selama beberapa menit awal menyusui tetapi bayi akan terus mengisap beberapa saat lagi. Selesai mengisap payudara tersebut, pindahkan dia ke payudara yang satu lagi sampai selesai menyusui. Di sesi menyusui berikutnya, mulailah dari payudara terakhir tempat menyusu sebelumnya, dan berakhir di payudara satunya.
Dengan demikian, bayi menerima air susu dalam volume yang sama banyak dari setiap payudara setiap hari. Anda pun terhindar dari pembengkakan payudara akibat terlalu penuh dengan air susu.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Selama beberapa hari pertama mulai menyusui, payudara mengeluarkan cairan berwarna kekuning-kuningan yang disebut kolostrum. Zat ini merupakan sumber antibodi yang membantu melindungi bayi dari serangan penyakit sampai tubuhnya mampu meproduksi antibodinya sendiri. Secara bertahap kolostrum digantikan oleh air susu berwarna lebih putih.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Jika bayi anda perlu ditolong untuk bersendawa, caranya adalah menegakkannya bersandar di pundak lalu tepuk-tepuk punggungnya pelan-pelan. Atau telungkupkan bayi melintang di atas pangkuan anda, lalu gosok-gosok atau tepuk-tepuk punggungnya. Bisa juga mendudukkannya di atas pangkuan dengan punggung menyandar di dada anda.
Ketika dia bersendawa, mungkin ada sedikit susu yang keluar bersama-sama udara; alasi pundak atau pangkuan anda dengan handuk bersih untuk menyerapnya.
Selesai makan, bayi boleh ditolong bersendawa satu atau dua kali.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Hisapan bayi pada saat menyusu justru merangsang payudara untuk memproduksi air susu lebih banyak. Santai dan nikmatilah setiap sesi menyusui; karena ketegangan dan kecemasan malah menghambat aliran air susu anda.

exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs
Selain memberikan gizi lengkap secara alami, air susu ibu memberikan juga banyak keuntungan penting. Keseimbangan yang tepat antara protein, karbohidrat, lemak, dan mineral menyebabkan air susu ibu mudah dicerna, sehingga jarang sekali menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare dan konstipasi misalnya.
Bayi-bayi yang disusui jarang sekali mengalami kelebihan berat badan. Kemungkinan menderita dehidrasi serta akibat-akibat lainnya. Jarang diantara mereka yang menderita alergi ataupun infeksi karena bakteri. ASI memberikan proteksi alamiah dengan cara mengalirkan antibodi penting dari ibu ke bayinya.
Menyusui memberikan manfaat psikologis kepada bayi karena melalui menyusui ia merasakan kehangatan dan kedekatan fisik ibunya, menikmati suara dan wajah ibunya, sekaligus memuaskan kebutuhan untuk mengisap.
exclusive breastfeeding/ASI EKSL - Bunda Labibahs Sebagai seorang ibu menyusui, anda pun memperoleh manfaat dengan cara saling berbagi hubungan unik dan menyenangkan ini dengan bayi. Aktifitas mengisap sang bayi dapat mengatasi rasa tidak enak di payudara yang dipenuhi air susu. Menyusui juga membantu mengembalikan anda ke bentuk tubuh semula lebih cepat, sekaligus membantu uterus cepat menyusut ke ukuran normalnya.
Selain itu, menyusui adalah suatu cara memberi makan bayi yang menyenangkan dan ekonomis. Persediaan susu yang suhunya tepat dan selalu tersedia setiap kali bayi membutuhkannya.

Mengapa Perkenalan Makanan Pendamping ASI Harus Dimulai Pada Usia 6 Bulan?

Penundaan pemberian makanan padat sampai bayi berusia 6 bulan berlaku
bagi bayi yang mendapatkan ASI, ASI eksklusif dan juga susu formula.

· ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan
oleh bayi hingga ia berusia enam bulan

ASI adalah makan bernutrisi dan berenergi tinggi, yang mudah untuk
dicerna. ASI memiliki kandungan yang dapat membantu menyerapan
nutrisi. Pada bulan-bulan awal, saat bayi dalam kondisi yang paling
rentan, ASI eksklusif membantu melindunginya bayi dari diare, sudden
infant death syndrome/SIDS – sindrom kematian tiba-tiba pada bayi,
infeksi telinga dan penyakit infeksi lain yang biasa terjadi.

Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi berkembang
dengan baik pada 6 bulan pertama bahkan pada usia lebih dari 6 bulan.
Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mengatakan: “ASI adalah suatu cara yang
tidak tertandingi oleh apapun dalam menyediakan makanan ideal untuk
pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi… Evaluasi pada bukti-bukti
yang telah ada menunjukkan bahwa pada tingkat populasi dasar, pemberian
ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara yang paling optimal dalam
pemberian makan kepada bayi. ”

Setelah 6 bulan, biasanya bayi membutuhkan lebih banyak zat besi dan
seng daripada yang tersedia didalam ASI – pada titik inilah, nutrisi
tambahan bisa diperoleh dari sedikit porsi makanan padat. Bayi-bayi
tertentu bisa minum ASI hingga usia 12 bulan atau lebih – selama bayi
anda terus menambah berat dan tumbuh sebagaimana mestinya, berarti ASI
anda bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.

· Menunda pemberian makanan padat memberikan perlindungan yang
lebih baik pada bayi terhadap berbagai penyakit.

Meskipun bayi terus menerima imunitas melalui ASI selama mereka terus
disusui, kekebalan paling besar diterima bayi saat dia diberikan ASI
eksklusif. ASI memiliki kandungan 50+ faktor imunitas yang sudah
dikenal, dan mungkin lebih banyak lagi yang masih tidak diketahui. Satu
studi memperlihatkan bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 4 bulan+
mengalami infeksi telinga 40% lebih sedikit daripada bayi yang diberi
ASI ditambah makanan tambahan lain. Probabilitas terjadinya penyakit
pernapasan selama masa kanak-kanak secara signifikan berkurang bila bayi
diberikan ASI eksklusif setidaknya selama 15 minggu dan makanan pada
tidak diberikan selama periode ini. (Wilson, 1998). Lebih banyak lagi
studi yang juga mengaitkan tingkat eksklusivitas ASI dengan meningkatnya
kesehatan (lihat faktor imunitas pada susu manusia dan Resiko pemberian
makanan instan).

· Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada
sistem penernaan bayi untuk berkembang menjadi lebih matang.

Biasanya bayi siap untuk makan makanan padat, baik secara pertumbuhan
maupun secara psikologis, pada usia 6 – 9 bulan. Bila makanan padat
sudah mulai diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk
menerimanya maka makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan
dapat menyebabkan reaksi yang tidak menyenangkan (gangguan pencernaan,
timbulnya gas, konstipasi dll). Tubuh bayi belum memiliki protein
pencernaan yang lengkap. Asam lambung dan pepsin dibuang pada saat
kelahiran dan baru dalam 3 sampai 4 bulan terakhir jumlahnya meningkat
mendekati jumlah untuk orang dewasa. Amilase, enzim yang diproduksi oleh
pankreas belum mencapai jumlah yang cukup untuk mencernakan makanan
kasar sampai usia sekitar 6 bulan. Dan enzim pencerna karbohidrat
seperti maltase, isomaltase dan sukrase belum mencapai level oranga
dewasa sebelum 7 bulan. Bayi juga memiliki jumlah lipase dan bile salts
dalam jumlah yang sedikit, sehingga pencernaan lemak belum mencapai
level orang dewasa sebelum usia 6-9 bulan.

· Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada
bayi agar sistem yang dibutuhkan untuk mencerna makanan padat dapat
berkembang dengan baik.

Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bayi sudah siap untuk menerima
makanan padat termasuk ::

a. Bayi dapat duduk dengan baik tanpa dibantu.

b. Reflek lidah bayi sudah hilang dan tidak secara otomatis mendorong
makanan padat keluar dari mulutnya dengan lidah.

c. Bayi sudah siap dan mau mengunyah.

d. Bayi sudah bisa “menjumput”, dimana dia bisa memegang makanan atau
benda lainnya dengan jempol dan telunjuknya. Menggunakan jari dan
menggosokkan makanan ke telapak tangan tidak bisa menggantikan gerakan
“menjumput”.

e. Bayi kelihatan bersemangat untuk ikut serta pada saat makan dan
mungkin akan mencoba untuk meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut.

Sering kali kita mengatakan bahwa salah satu tanda bahwa bayi sudah siap
untuk menerima makanan padat adalah bila bayi terus menerus ingin
menyusu (kelihatan tidak puas setelah diberikan ASI/susu)-walaupun dia
tidak sedang dalam keadaan sakit, akan tumbuh gigi , mengalami perubahan
rutinitas atau mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba. Meskipun demikian,
sulit untuk menentukan apakah peningkatan kebutuhan untuk menyusui itu
berhubungan dengan kesiapan bayi untuk menerima makanan padat. Banyak
(bahkan sebagian besar) bayi usia 6 bulan yang mengalami pertumbuhan
yang tiba-tiba, tumbuh gigi dan mengalami berbagai perkembangan – dalam
satu waktu, yang pada akhirnya bisa menyebabkan meningkatnya kebutuhan
untuk menyusui. Yakinkan bahwa anda melihat semua tanda-tanda kesiapan
untuk menerima makanan padat sebagai suatu kesatuan, karena bila bayi
hanya menunjukkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui, itu bukanlah
tanda kesiapannya untuk menerima makanan padat.

· Menunda pemberian makanan padat mengurangi resiko alergi makanan.

Berbagai catatan menunjukkan bahwa memperpanjang pemberian ASI eksklusif
mengakibatkan rendahnya angka insiden terjadinya alergi makanan (lihat
Referensi alergi
<http://www.kellymom.com/bf/bfextended/ebf-refs.html#Allergies> dan
Resiko Pemberian Makanan Instan
<http://www.kellymom.com/newman/risks_of_formula_08-02.html>). Sejak
lahir sampai usia antara empat sampai enam bulan, bayi memiliki apa yang
biasa disebut sebagai “usus yang terbuka”. Ini berarti bahwa jarak yang
ada di antara sel-sel pada usus kecil akan membuat makromolekul yang
utuh, termasuk protein dan bakteri patogen, dapat masuk ke dalam aliran
darah. Hal ini menguntungkan bagi bayi yang mendapatkan ASI karena zat
antibodi yang terdapat di dalam ASI dapat masuk langsung melalui aliran
darah bayi, tetapi hal ini juga berarti bahwa protein-protein lain dari
makanan selain ASI (yang mungkin dapat menyebabkan bayi menderita
alergi) dan bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai penyakit bisa
masuk juga. Dalam 4-6 bulan pertama usia bayi, saat usus masih
“terbuka”, antibodi (slgA) dari ASI melapisi organ pencernaan bayi dan
menyediakan kekebalan pasif, mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi
alergi sebelum penutupan usus terjadi. Bayi mulai memproduksi antibodi
sendiri pada usia sekitar 6 bulan, dan penutupan usus biasanya terjadi
pada saat yang sama.

· Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari
anemia karena kekurangan zat besi.

Pengenalan suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi,
terutama pada usia enam bulan pertama, mengurangi efisiensi penyerapan
zat besi pada bayi. Bayi yang sehat dan lahir cukup bulan yang diberi
ASI eksklusif selama 6-9 bulan menunjukkan kecukupan kandungan
hemoglobin dan zat besi yang normal. Dalam suatu studi (Pisacane,
1995), para peneliti menyimpulkan bahwa bayi yang diberikan ASI
eksklusif selama 7 bulan (dan tidak diberikan suplemen zat besi atau
sereal yang mengandung zat besi) menunjukkan level hemoglobin yang
secara signifikan lebih tinggi dalam waktu satu tahun dibandingkan bayi
yang mendapat ASI tapi menerima makanan padat pada usia kurang dari
tujuh bulan. Para peneliti tidak berhasil menemukan adanya kasus anemia
di tahun pertama pada bayi yang diberikan ASI eksklusif selama tujuh
bulan dan akhirnya menyimpulkan bahwa memberikan ASI eksklusif selama
tujuh bulan mengurangi resiko terjadinya anemia.

· Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari
resiko terjadinya obesitas di masa datang.

Pemberian makanan padat terlalu dini sering dihubungkan dengan
meningkatnya kandungan lemak dan berat badan pada anak-anak. (Untuk
contoh, lihat Wilson 1998
<http://www.bmj.com/cgi/content/full/316/7124/21>, von Kries 1999
<http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/query.fcgi?cmd=Retrieve&db=pubmed&dopt=Abstr\
act&list_uids=10406746&query_hl=3
>,
Kalies 2005
<http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/query.fcgi?cmd=Retrieve&db=pubmed&dopt=Abstr\
act&list_uids=15737952&query_hl=3
>)

· Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu untuk mejaga
kesediaan ASI mereka.

Berbagai studi menunjukkan bahwa pada bayi makanan padat akan
menggantikan prosi susu dalam menunya – makanan tersebut tidak menambah
total asupan pada bayi. Makin banyak makanan padat yang dimakan oleh
bayi, maka makin sedikit susu yang dia serap dari ibunya, dan makin
sedikit susu yang diserap dari ibu berarti produksi ASI juga makin
sedikit. Bayi yang makan banyak makanan padat atau makan makanan padat
pada umur yang lebih muda cenderung lebih cepat disapih.

· Menunda makanan padat membantu memberi jarak pada kelahirn bayi.

Pemberian ASI biasanya sangat efektif dalam mencegah kehamilan terutama
bila bayi anda mendapatkan ASI eksklusif dan semua kebutuhan nutrisinya
dapat dipenuhi melalui ASI..

· Menunda pemberian makanan padat membuat pemberiannya menjadi
lebih mudah.

Bayi yang mulai makan makanan padat pada usia yang lebih besar dapat
makan sendiri dan lebih kecil kecendurangan untuk mengalami alergi
terhadap makanan. (WM/DS/PP)

Sumber:

· Why Delay Solid Foods?
http://www.kellymom.com/nutrition/solids/delay-solids.html

· When Will My Baby Be Ready For Solid Foods?
http://www.kellymom.com/nutrition/solids/solids-when.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: