Mengenal Lebih Jauh Kehamilan Kosong (Blighted Ovum)

Anda pernah mendengar kehamilan kosong atau Blighted Ovum? Yaitu calon ibu yang mengalami kehamilan kosong. Meski tidak mengalami gejala aneh, tapi di dalam kandungannya yang membesar, tidak terdapat janin.

Blighted ovum adalah suatu kehamilan tanpa dijumpai adanya pertumbuhan embrio,” ungkap Dr. Andon Hestiantoro, SpOG (K) dari Klinik Yasmin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Saat dilakukan tes kehamilan, calon ibu dinyatakan positif hamil dan mereka juga merasakan gejala-gejala wanita hamil seperti umumnya. Seperti mual, pusing, cepat lelah, dan payudara yang mengeras.

“Pada kehamilan kosong, plasenta dan kantung kehamilan tetap berkembang secara normal, yang menjadi masalah hanyalah perkembangan janinnya,” tukas Dr. Andon. Tak heran bila dalam tes kehamilan urin, hasilnya tetap positif dan mengalami gejala kehamilan muda.

Menurutnya, kehamilan kosong terjadi karena sel telur yang dibuahi tidak berhasil berkembang secara sempurna. Meski kantung kehamilan terus membesar, namun perkembangan janinnya sama sekali tidak terjadi.

“Sehingga saat kehamilan berusia kurang lebih satu setengah bulan, saat dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG), hanya akan terlihat kantung kehamilan saja tanpa ada gambar janinnya,” terangnya.

Calon ibu hanya bisa diindikasikan apakah mengalami kehamilan kosong atau tidak, adalah saat ia melakukan pemeriksaan USG.

Blighted ovum terjadi di kehamilan yang sangat dini, pada umumnya pasien datang ke dokter karena keluhan berupa bercak pendarahan di usia kehamilan kurang lebih 6-8 minggu,” tukasnya.

Tak heran bila penderita menyangka selama ini kehamilannya normal-normal saja, sebab kantung kehamilan terlihat jelas, dan tes kehamilan urin pun positif. Sehingga biasanya kehamilan kosong itu baru terdeteksi saat si ibu melakukan USG.

Sayangnya alat bantu USG melalui vagina, gambaran janin baru dapat terlihat di usia kehamilan 6 minggu dan dengan USG yang ditempelkan di perut, gambaran janin baru dapat terlihat pada usia kehamilan 7 minggu.

Dengan bantuan USG vagina, tambah Dr. Andon, gambaran janin atau kantung janin dapat terlihat, apakah ukurannya sudah mencapai 20 milimeter. Tapi bila belum terlihat, maka bisa jadi Anda mengalami kehamilan kosong.

“Jika janin belum terlihat sedangkan diameter kantung kehamilan masih belum mencapai 20 mm, maka sangat dianjurkan untuk melakukan USG ulang dalam 1-2 minggu kemudian,” sarannya.

Hingga saat ini, penyebab terjadinya kehamilan kosong masih belum diketahui. Tapi dari beberapa pengalaman klinis, Dr. Andon memperkirakan ada kaitannya dengan kelainan kromosom pada janin.

“Ini dapat terjadi akibat sel telur yang kurang baik, dibuahi oleh sperma normal atau sebaliknya, sperma yang kurang baik membuahi sel telur yang normal.”

Komplikasi juga kerap dialami oleh pasien dengan kehamilan kosong, yaitu pendarahan akibat kehamilannya tidak normal. “Perdarahan ini terjadi akibat tubuh berusaha mengeluarkan hasil konsepsi yang tidak normal,” jelasnya.

Perdarahan akan terhenti, bila seluruh hasil konsepsi berhasil dikeluarkan dari rahim. “Jika hasil konsepsi tidak dapat keluar sempurna, maka diperlukan bantuan kuretase oleh dokter,” ungkap Dr. Andon lagi.

Agar pendarahan tidak terjadi terus menerus, ada dua cara yang umumnya dilakukan untuk mengeluarkan kehamilan kosong. Yaitu dengan menggunakan obat atau melakukan kuretase. “Tapi kuretase memiliki kelebihan karena dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan kromosom,” sarannya.

Meski begitu, blighted ovum tidak terkait dengan gangguan kesuburan, sebab bisa saja kehamilan selanjutnya bisa berjalan normal. Tapi bila kehamilan kosong kembali berulang, maka kemungkinan besar terdapat kelainan kromosom menetap pada salah satu dari suami-istri.

“Tapi yang perlu diingat, “blighted ovum” juga tidak terkait dengan kanker rahim,” jelas Dr. Andon. Ia pun mengatakan bahwa hingga kini masih belum ada cara untuk mencegah terjadinya kehamilan kosong ini.

sumber:http://www.resep.web.id

About these ads

3 Tanggapan

  1. Bu Erlin,
    Mau tanya ya..
    Kt dokter, ukuran janin dg usia kehamilan saya tdk sesuai. Dan jika dlm 2 minggu tdk ada perkembangan maka akan dikuret. Utk itu saya diberi obat Cygest progesteron 400mg. Obat tsb fungsinya utk apa ya?
    Terima kasih…

  2. Salam kenal mbak bidan,

    Saya mengalami kehamilan dengan janin yang tidak berkembang, yang mana dengan umur kehamilan 6 minggu hanya terlihat spot darah di dalam kantung rahim dan di minggu ke 8, kantung rahim benar2 kosong, saya ingin berbagi cerita yang mungkin bisa menjadi bahan tulisan mbak Bidan berikutnya yang mana sewaktu saya melakukan tes kesuburan sudah ada tanda2 yang kurang baik dll, saya perlu email dari mbak bidan Erlina, terima kasih.

  3. Selamat Malam IBU Bidan………

    saya ingin bertanya tentang bsesuatu hal yang saya alami sekarang dan membuat saya binggung sekali….

    pada tanggal 21 januari 2009 saya mens, dan tanggal 21 feb – 21 maret saya belum haid. pas seaya sudah telat 1 minggu saya periksa pake tes pack ternyata hasinya NEGATIV, sesudah itu saya dan suami saya pergi kedokter untuk memastikan nya lagi, saya di periksa transV dan USG PERUT, tidak ada kantong janin dan tidak ada janin alias NEGATIV juga, dokter bil balik lagi klo sudah smpe 2 bulan tidak haid2, lalu saya dan suami saya balik periksa lagi kerdokter, saya di periksa di USG lagi tapi ternyata tanda2 kehamilan juga gak ada, dokter bil tidak ada apa2 kista pun tidak ada bersih. saya di kasih obat Hormon sama dokter CYCLO PROGYNOVA obat tersebut harus di habiskan, klo sampe 3 bulan ini saya belum haid2 juga dan obat sudah habis di suruh balik lagi untuk melakukan pemerikasaan kata dokter mana tau HAMIL, saya jadi binggung neghhh….

    pas akhir bulan maret ini, kebetulan kaka nya ma2 saya datng dari kampung dia BIDAN KAMNPUNG udh ahlinya tntang urut dan lain2 sampe orang yang benar2 gak punya anak bisa dia urut jadi punya anak, singkat cerita…saya di urut sama kaka nya ma2 saya ternyata pas di penggang ada ada tapi posisi nya dia tidak pada tempatnya atau kejepit, dan sesudah ketahuan akhirnya tempat bayi tersebut sudah di betulin, dan besok lagi saya di penggang klo bayinya sudah ada denyutnya tapi belum begitu kencang atau belum jelas.

    yang saya mau tanyakan apa saya harus percaya dokter atau kak2nay ma2 saya???saya jadi binggung…

    terima kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 109 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: