Merawat ORGAN Reproduksi Wanita

Oleh: dr. Zunilda  S Bustami, M.Sc

Dua puluh tiga tahun lalu, dalam pidato pengukuhan sebagai
guru besar, seorang ahli penyakit kandungan (ginekolog) mengemukakan,
beberapa penyakit ginekologi dan gangguan fungsi reproduksi wanita
merupakan masalah dalam masyarakat kita.

Kini, masalahnya semakin kompleks lagi. Kalau dulu yang menjadi
masalah sebatas kanker leher rahim, penyakit mola, dan kemandulan kini
kita mengenal lebih banyak jenis kanker, termasuk kanker payudara serta
lebih sering terjadinya keguguran dan kemandulan. Belum lagi masalah infeksi, termasuk HIV dan perkosaan.
Peluang terjadinya problem-problem itu sebenarnya dapat dicegah dan
ditekan sekecil mungkm bila para wanita memenuhi tiga hal di bawah ini.

Pertama, mengenal organ reproduksi dan
fungsinya, melalui pendidikan seks. Karena itu jangan segan-segan
meminta kepada dokter untuk menjelaskan tentang organ reproduksi. Bukan
cuma vagina, rahim, saluran dan indung telur tetapi juga daerah
selangkang (perineum) dan payudara. Dengan pengetahuan ini,
dua hal berikutnya (memelihara kebersihan diri dan kebersihan dalam
hubungan seksual, serta melakukan upaya preventif) dapat kita lakukan
dengan baik dan penuh kesadaran.

Kedua, memelihara kebersihan diri dan
kebersihan dalam hubungan seksual. Memelihara kebersihan pada dasamya
untuk mencegah infeksi (masuknya kuman) melalui saluran reproduksi.
Seringnya terjadi infeksi merupakan salah satu penyebab kemandulan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara kebersihan:

1. Usahakan agar daerah kemaluan dan selangkang selalu kering, terlebih bila kita tergolong gemuk. Suasana lembap sangat disukai oleh jamur.

2. Keputihan yang banyak dan berbau atau berwarna biasanya
disebabkan oleh kuman, lebih-lebih bila disertai gatal. Ini memerlukan
obat khusus. Jadi, segeralah ke dokter. Bila telah bersuami penting
sekali untuk datang bersama suami.

3.Pencucian vagina dengan larutan khusus hanya diperlukan bila memang ada infeksi di daerah kemaluan.

4. Lakukan hubungan seksual hanya dengan satu orang sebab sering berganti pasangan akan menambah kemungkinan teninfeksi.

Ketiga, melakukan upaya pencegahan khusus.
Tujuannya untuk menemukan atau mendeteksi dini beberapa kelainan. Juga
untuk menekan biaya pengobatan bila terjadi infeksi atau kemandulan,
atau biaya operasi maupun kemoterapi untuk kanker. Berbeda dengan
penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan memelihara kebersihan, ada
beberapa penyakit saluran reproduksi yang tidak dapat dihindari
terjadinya. Namun, kemajuan bidang kedokteran telah memungkinkan
penyembuhan (diantaranya sampai sempurna), asalkan penyakitnya segera
ditangani. Contohnya, tumor payudara, kanker leher rahim, endometriosis.

Berikut ini hal-hal yang perlu mendapat perhatian:

1. Memeriksa sendiri payudara hendaknya dilakukan setahun sekali sejak usia remaja.
2. Pemeriksaan mamografi, yaitu foto rontgen payudara, berguna untuk memastikan adanya tumor payudara.
3.
Bila telah aktif secara seksual, lakukanlah pemeniksaan apus Pap (Pap
smear untuk deteksi dini kanker rahim.) Bila setelah tiga kali
pemeriksaan hasilnya normal, maka ulang kembali dengan jadwal sesuai
dengan usia.
4. Pemeriksaan untuk infeksi toksoplasma, rubela, dan chlamidya (TORSCH) diperlukan untuk memastikan apakah diperlukan penanganan khusus bila kita menginginkan kehamilan.
5. Pemeriksaan pertanda tumor dapat dilakukan untuk tumor indung telur. *

sumber : http://www.kompas.com

3 Tanggapan

  1. mbak bisa ya jadi teman kencn

  2. aku akn beruntung banget jka mbak jadi istriku,uda pinter cantik lagi

  3. ngarep banget ente mas agussalim
    cari aja dirumah sakit terdekat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: