G-Spot dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berdasarkan definisi dari Departemen Kesehatan, diketahui bahwa kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara menyeluruh serta proses reproduksi. Dengan demikian kesehatan reproduksi bukan hanya kondisi bebas dari penyakit, melainkan bagaimana seseorang dapat memiliki kehidupan seksual yang aman dan memuaskan baik sebelum menikah maupun sesudah menikah.

Anatomi Alat Reproduksi Wanita

Anatomi Alat Reproduksi WanitaAlat reproduksi sendiri adalah bagian-bagian tubuh kita yang berfungsi dalam melanjutkan keturunan. Alat reproduksi wanita berbeda dengan alat reproduksi laki-laki. Di artikel ini kita akan lebih khusus membahas alat reproduksi wanita.

Alat reproduksi wanita terdiri dari dua bagian, yaitu bagian dalam dan luar. Bagian dalam memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Bibir kemaluan (labia mayora), yaitu daerah yg berambut, berfungsi sebagai pelindung dan menjaga agar bagian dalam tetap lembab.
  • Bibir dalam kemaluan (labia minora), yaitu daerah yang tidak berambut dan memiliki jaringan serat sensorik yang luas yang sangat peka karena mengandung ujung syaraf.
  • Vagina, yaitu rongga penghubung antara alat reproduksi wanita bagian luar dan dalam.

Sementara itu alat reproduksi wanita bagian luar memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Vagina bagian luar, yang merupakan jalan keluar bagi darah haid dan jalan keluar ketika bayi lahir (sifatnya sangat lentur sehinggga bayi dapat keluar melalui vagina).
  • Leher rahim (cervix), yang merupakan penghubung antara vagina dan rahim.
  • Rahim (uterus), tempat dimana sel telur yang sudah dibuahi tumbuh dalam rahim selama kehamilan. Bila telur tidak dibuahi, maka sel telur menempel ke dinding rahim. Selanjutnya dinding rahim menebal lalu luruh dan mengalir keluar dalam bentuk darah. Inilah yang disebut haid (menstruasi).
  • Saluran telur (tuba falopii), yaitu dua saluran yang terletak sebelah kanana dan kiri rahim yang berfungsi sebagai penghubung rongga rahim dan indung telur.
  • Dua buah indung telur ( ovarium), berfungsi memproduksi sel telur dan hormon peremputan yaitu estrogen dan progesterone. Atas pengaruh hormon, sebanyak satu sampai dua sel telur masak setiap bulan , lalu dilepaskan ke dinding rahim. Dinding rahim ini akan menebal, yang sebetulnya berguna sebagai tempat sel telur bersarang setelah dibuahi.

Nah… apakah tanda-tanda kematangan alat reproduksi wanita? Kematangan alat reproduksi wanita ditandai oleh terjadinya haid pertama, yaitu disebut menarche. Biasanya kita menyebut anak remaja wanita yang demikian sudah akil baligh, yang dimulai sekitar umur 8-12 tahun. Bila seorang wanita sudah mengalami menarche, itu artinya tubuhnya sudah menghasilkan sel telur yang bisa dibuahi sperma yang dihasilkan oleh tubuh laki-laki, dan dapat menyebabkan terjadinya kehamilan.

Letak G-Spot Wanita

Selain alat reproduksi tadi, Anda juga perlu mengenali satu area lagi yang sering disebut G-Spot. Mencari letak posisi G-Spot wanitaG-Spot (Grafenberg Spot) saat ini sering dibahas di berbagai media. Katanya, titik G-Spot ini adalah sebuah ruang sempit dibalik tulang pubis wanita ini yang apabila tersentuh akan memberikan sensasi yang luarbiasa.

Titik G-Spot dapat ditemukan dengan memasukkan jari-jari ke dalam Vagina dengan telapak tangan menghadap ke depan. Dengan menyentuh dan memainkan bagian ini dengan perlahan, dapat membuat pasangan wanita multiple orgasme. G Spot juga dapat terstimulasi dengan baik saat bercinta dengan posisi doggy style atau spooning.

Nah…berbekal pengetahuan anatomi tubuh dan alat reproduksi, tentunya Anda kini dapat mempersiapkan diri untuk menikmati saat-saat indah bersama. Jangan takut untuk mencoba dan mengekplorasi tubuh pasangan, karena kreativitas memang merupakan elemen yang sangat penting untuk membina hubungan intim yang senantiasa penuh gairah.

sumber : http://www.konseling.net

3 Tanggapan

  1. Ass. Wr,Wb
    Salam kenal mba

    Mau tanya yah ..kalo rambut/bulu yang ada di sekitar bibir kemaluan (labia mayora) sering di cukur apakah mengganggu kesehatan atau kebersihan vagina ? trus tip untuk merawat kebersihan dan kesehatan vagina gimana yah ??

    makasih atas jawabannya

    Wassalam
    mjundi

  2. Sebaiknya rambut disekitar kemaluan jgn dicukur karena rambut bisa menjaga kelembapan , jika tak ada rambut maka sering timbul jamur baik jamur Candida maupun Monilia yaitu rasa gatal.Jika vagina terkene jamur sering keputihan , bila jamur Candida sangat gatal dengan tanda keputihan kental ber-gumpal, dan jamur Monilia tdk terlalu gatal ditandai keputihan encer.
    Pengobatannya gampang tdk secara topikal tetapi lebih manjur per oral bisa caspleng sembuh.
    Cara pencegahannya;
    -Rambut sekitar vagina tdk usah dicukur sampai gundul
    -Sering ganti celana dalam yg bahannya terbuat dari katun
    -Cuci vagina pakai sabun biasa tdk usah sabun antiseptik
    karena antiseptik dpt mematikan bakteri yg
    menguntungkan yg berguna untuk menjaga
    keseimbangan asam dan basa .
    Bila sdh terkena jamur obatnya ……..eh jgn deh nanti dikira promosi obat. Sekian dan terimakasih.

  3. Sebaiknya rambut disekitar kemaluan jgn dicukur karena rambut bisa menjaga kelembapan , jika tak ada rambut maka sering timbul jamur baik jamur Candida maupun Monilia yaitu rasa gatal.Jika vagina terkene jamur sering keputihan , bila jamur Candida sangat gatal dengan tanda keputihan kental ber-gumpal, dan jamur Monilia tdk terlalu gatal ditandai keputihan encer.
    Pengobatannya gampang tdk secara topikal tetapi lebih manjur per oral bisa caspleng sembuh.
    Cara pencegahannya;
    -Rambut sekitar vagina tdk usah dicukur sampai gundul
    -Sering ganti celana dalam yg bahannya terbuat dari katun
    -Cuci vagina pakai sabun biasa tdk usah sabun antiseptik
    karena antiseptik dpt mematikan bakteri yg
    menguntungkan yg berguna untuk menjaga
    keseimbangan asam dan basa .
    -Jika sakit bila diharuskan minum antibiotik sebaiknya
    disertai vit B Komplek untuk mencegah tumbuhnya jamur
    Bila sdh terkena jamur obatnya ……..eh jgn deh nanti dikira
    promosi obat. Sekian dan terimakasih.

Tinggalkan komentar